Penutupan Akses Menuju Kota Kebumen Siang-Malam Picu Resistensi

- Senin, 12 Juli 2021 | 18:47 WIB
Penutupan akses menuju perkotaan Kebumen pada siang dan malam mendapatkan penolakan dari sebagian warga. suaramerdeka.com/dok
Penutupan akses menuju perkotaan Kebumen pada siang dan malam mendapatkan penolakan dari sebagian warga. suaramerdeka.com/dok

Kritik disampaikan oleh Ketua Komite Kajian Kebijakan Daerah (K3D) Kebumen Hariyanto Fadeli.

Menurut dia perlu uji lebih lanjut jika penyekatan dan penutupan akses jalan bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Dia juga menyoroti titik penutupan jalan dari arah Kebumen di titik simpang tiga Kalijirek yang dinilai tidak efektif.

Hal itu tidak nyambung dengan persoalan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Baca Juga: Prestasi Membanggakan, Siswa MAN IC OKI Raih Perunggu International Applied Biology Olympiad

"Tujuan penyekatan jalan adalah mengurangi aktivitas dan mobilitas warga agar tidak terjadi kerumunan. Ketika warga sudah sami'na, tolong hargai juga hak-hak dasarnya dalam rangka pemenuhan kebutuhan hidupnya. Warga jangan dipersulit," ujar Haryanto.

Menurut Haryanto, pandemi Covid-19 skala nasional merupakan tanggung jawab pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota sesuai mandat konstitusi.

Warga masyarakat yang baik adalah berupaya untuk mematuhi implementasinya. Salah satunya dengan menjalankan protokol kesehatan.

"Ketika warga sudah sangat responsif dan patuh, jangan ada lagi kebijakan yang arogan yang dilakukan hanya dengan dalih penyekatan jalan," ujarnya.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

PKS: Kitab Kuning Pondasi Pembangunan Peradaban

Senin, 6 Desember 2021 | 12:03 WIB

Komunitas Save Pekalongan Bantu Warga Terdampak Rob

Senin, 6 Desember 2021 | 09:12 WIB

Gading Paradise, Hadirkan Miniatur Eropa di Kebumen

Minggu, 5 Desember 2021 | 11:14 WIB
X