Penutupan Akses Menuju Kota Kebumen Siang-Malam Picu Resistensi

- Senin, 12 Juli 2021 | 18:47 WIB
Penutupan akses menuju perkotaan Kebumen pada siang dan malam mendapatkan penolakan dari sebagian warga. suaramerdeka.com/dok
Penutupan akses menuju perkotaan Kebumen pada siang dan malam mendapatkan penolakan dari sebagian warga. suaramerdeka.com/dok

KEBUMEN, suaramerdeka.com - Setelah melakukan penyekatan jalan menuju kota Kebumen mulai pukul 18.00 sejak PPKM darurat 3 Juli 2021, mulai Senin 12 Juli 2021 hingga 20 Juli mendatang Pemkab Kebumen akan menutup seluruh akses jalan menuju kota Kebumen.

Penutupan tidak hanya pada malam hari, tetapi mulai dari pagi hari sampai dini hari. Artinya, aktivitas masyarakat benar-benar dibatasi pada siang hari.

Hanya sektor-sektor tertentu yang diizinkan masuk kota. Misalnya pegawai yang 50 persen masuk kantor, diizinkan dengan menunjukan surat atau tanda pengenal dirnya bekerja di perusahaan tersebut.

Baca Juga: PPKM Darurat Berakhir, Kudus Tetap Batasi Mobilitas Warga dan Perketat Prokes

"Masyarakat yang masuk rumah sakit kami izinkan. Juga mencari obat kita izinkan. Selebihnya kita minta taati PPKM darurat," jelas Kapolres Kebumen AKBP Piter

Yanottama saat mendampingi Bupati Kebumen Arif Sugiyanto memonitor Gerakan Kebumen di Rumah Saja.

Tidak hanya itu, penyekatan jalur arah kota eskalasinya akan ditambah. Penyekatan jalan tidak hanya di kota Kebumen tetapi sampai Gombong.

Pengendara yang melewati Gombong, petugas mengalihkan ke jalan nasional wilayah selatan.

Baca Juga: Nekat Buka Saat PPKM, Salon Spa Plus-Plus Disegel

"Sekarang kan masih di enam titik, besok kita perlebar sampai Gombong, kendaran kita alihkan ke selatan," ujarnya.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Jelajah Wisata Jawa Tengah Lewat Mubeng Jateng

Jumat, 15 Oktober 2021 | 20:16 WIB

Potensi Zakat Penghasilan ASN di Kebumen Rp 24 Miliar

Kamis, 14 Oktober 2021 | 20:17 WIB

202 Pekerja di Sleman di-PHK Terdampak Pandemi

Kamis, 14 Oktober 2021 | 18:25 WIB
X