PLN Siagakan 3.940 Personel untuk Menjaga Keandalan Listrik Rumah Sakit di Jateng dan DIY

- Minggu, 11 Juli 2021 | 22:46 WIB
Foto :suaramerdeka.com /dokumentasi PLN.
Foto :suaramerdeka.com /dokumentasi PLN.

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - PT PLN (Persero) menyiagakan 3.940 personel yang siaga di seluruh wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta untuk menjaga keandalan listrik khususnya di rumah sakit dan tempat penanganan pasien Covid-19 selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat di Jawa dan Bali.

Wakil Direktur PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan keandalan listrik menjadi salah satu titik kritis dalam optimalisasi pelayanan di tengah pandemi.

"kedatangan kami bisa menjadi simbol kebersamaan, tantangan ini bukan untuk RSUP Dr Sardjito saja tetapi seluruh komponen bangsa ini, termasuk PLN. Semua punya peran masing-masing dan punya satu misi agar bangsa ini bisa menghadapi tantangan yang luar biasa," katanya saat meninjau RSUP Dr Sardjito dan RSUP dr Kariadi didampingi General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jateng & D.I. Yogyakarta, M. Irwansyah Putra dan General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah, Sumaryadi, Sabtu 10 Juli 2021

Dari segi pasokan, PLN memastikan listrik di Jawa Tengah dan DIY dalam kondisi aman. Saat ini, kelistrikan Jateng-DIY memiliki daya mampu mencapai 6.002 megawatt (MW) dengan beban puncak sekitar 3.960 MW, artinya masih terdapat cadangan daya sekitar 2.042 MW.

PLN juga turut siaga mendukung 320 rumah sakit rujukan, di antaranya sebanyak 295 RS di Jawa Tengah dan 25 RS di DIY.

Tak hanya ribuan personel yang disiagakan, operasional petugas juga didukung oleh 377 kendaraan roda empat, 35 mobil PDKB, 4 unit UPS, 119 unit trafo mobile, serta 116 genset.

Di tengah masa PPKM darurat, PLN menjamin layanan listrik ke masyarakat tidak akan terganggu. Pegawai PLN yang secara tugasnya kritikal, seperti dispatcher, operator, pemeliharaan, penanganan gangguan, regu Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB), call center, security, pelaksana dan pengawas proyek di lapangan, akan tetap bekerja seperti biasa namun tetap dengan menjalankan protokol kesehatan Covid-19.

Bambang Untoro, Kepala Instalasi IPSRS dr Sardjito menyampaikan harapannya terhadap dukungan listrik yang andal bagi Rumah Sakit, terlebih di masa pandemi kebutuhannya semakin meningkat.

Tak sekadar pasokan listrik, dukungan teknis serta personel pun diharapkan oleh RSUP dr Sardjito.

"harapan kami, khususnya rumah sakit, karena memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Dan rumah sakit itu sangat tergantung sekali dengan pasokan listrik. Jadi tidak hanya gas (oksigen). Kalau oksigen di rumah sakit itu sebenarnya tidak tergantung listrik. Justru alat medisnya yang sangat tergantung dengan listrik," harapnya.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

HUT Ke-76, PMI Sleman Siapkan Berbagai Inovasi

Sabtu, 18 September 2021 | 06:45 WIB

BPBD Kaji Risiko Kebencanaan Jelang Musim Penghujan

Jumat, 17 September 2021 | 16:28 WIB
X