Bendera Merah Putih Tandai 44 Warga Isolasi Mandiri di Desa Jerukagung, Ini Filosofinya

- Kamis, 8 Juli 2021 | 17:22 WIB
PASANG BENDERA: Sebuah bendera merah putih dipasang di halaman rumah warga yang sedang menjalani isolasi mandiri di Desa Jerukagung, Kecamatan Klirong, Kebumen. (suaramerdeka.com/Supriyanto)
PASANG BENDERA: Sebuah bendera merah putih dipasang di halaman rumah warga yang sedang menjalani isolasi mandiri di Desa Jerukagung, Kecamatan Klirong, Kebumen. (suaramerdeka.com/Supriyanto)

 

KEBUMEN, suaramerdeka.com - Cara unik dilakukan oleh Desa Jeruk Agung Kecamatan Klirong, Kebumen untuk menandai warganya yang sedang menjalani isolasi mandiri (isoman) akibat tarpapar Covid-19.

Warga memasang bendera merah putih di depan rumahnya, sebagai tanda bahwa mereka sedang menjalani isolasi mandiri. Bendera tersebut dipasang menggunakan tiang bambu tepat di depan rumah.

Camat Klirong Wawan Sujaka saat meninjau Isoman di Desa Jerukagung bersama Muspika menyampaikan, pemasangan bendera memiliki makna mendalam sebagai warga negara yang tengah dihantam badai virus Coronavirus.

Langkah tersebut memiliki filosofi kebangsaan di tengah pandemi Covid-19, setelah 44 warganya dinyatakan positif.

Baca Juga: Aparat Bawa Senjata Laras Panjang Kawal Pengisian Ulang Oksigen Keluar Daerah, 55 Tabung Terisi

Menurutnya, fungsi bendera untuk membangkitkan semangat jiwa nasionalisme baik yang menjalani isolasi mandiri maupun warga sekitar yang sehat.

"Dengan dipasangnya bendera ini orang akan melihat bahwa ini adalah bangsanya, bagian dari warganya yang harus ditolong. Jadi semangat merah putih harus kita tumbuhkan untuk menyelamatkan bangsa ini dari Covid-19," jelas Wawan Sujaka, Kamis (8/7).

Ungkapan tersebut cukup beralasan, karena orang yang sedang menjalani isoman juga termasuk sedang berjuang menyelamatkan bangsanya agar tidak meluas dan tak terkendali.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Siswa MAN Purbalingga Diminta Teladani Nabi Muhammad

Minggu, 24 Oktober 2021 | 22:05 WIB

Ajakan Warga Mangunan Jaga Hutan lewat Tradisi Kenduri

Minggu, 24 Oktober 2021 | 13:32 WIB
X