Langgar PPKM Darurat, 203 Warga Terjaring Operasi Yustisi, 18 Reaktif Covid-19

- Kamis, 8 Juli 2021 | 15:24 WIB
OPERASI YUSTISI PELANGGARAN PPKM DARURAT : Dandim 0710/Pekalongan, Letkol Czi Hamonangan Lumban Toruan, memimpin operasi yustisi pelanggaran PPKM Darurat di wilayah Kota Pekalongan dan Kabupaten Pekalongan, Rabu (7/7) malam. (suaramerdeka.com/Kuswandi)
OPERASI YUSTISI PELANGGARAN PPKM DARURAT : Dandim 0710/Pekalongan, Letkol Czi Hamonangan Lumban Toruan, memimpin operasi yustisi pelanggaran PPKM Darurat di wilayah Kota Pekalongan dan Kabupaten Pekalongan, Rabu (7/7) malam. (suaramerdeka.com/Kuswandi)



PEKALONGAN, suaramerdeka.com – Hari kelima diberlakukannya PPKM Darurat, Kodim 0710/Pekalongan bekerja sama dengan Polri dan Pemda terus melakukan upaya pengawasan dan penindakan guna mencegah penyebaran Covid-19 khususnya di wilayah Kota Pekalongan dan Kabupaten Pekalongan.

Seperti yang dilakukan Rabu (7/7) malam, dipimpin Dandim 0710/Pekalongan Letkol Czi Hamonangan Lumban Toruan, anggota TNI dari Kodim 0710/Pekalongan menyisir sepanjang jalan utama di wilayah Kabupaten Pekalongan mulai dari Kecamatan Buaran, Kedungwuni, Wonopringgo, Karanganyar, Wiradesa, Sragi, Kesesi, Bojong serta berakhir di Tugu 0 Kajen.

Dari hasil operasi penegakan PPKM Darurat tersebut, terjaring sebanyak 203 orang yang keseluruhannya kemudian dilakukan tes swab antigen dengan hasil 18 orang dinyatakan Reaktif Covid-19 sehingga langsung dikarantina di rumah sakit Kesesi untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Baca Juga: Labkes Penuh, Pemkot Magelang Manfaatkan Gelora Sanden untuk Tes Swab

Dandim H. Lumban Toruan menyatakan, bahwa operasi penegakan PPKM Darurat dilakukan untuk menekan angka penyebaran covid-19 di wilayah Kota Pekalongan dan Kabupaten Pekalongan.

"Sasaran dari kegiatan ini warga yang tidak mematuhi aturan PPKM Darurat seperti pedagang yang seharusnya sudah tutup tapi masih buka dan melayani makan ditempat, serta toko-toko yang memang tidak masuk dalam kategori esensial sehingga memang harusnya diatas jam 20.00 Wib sudah tutup," terang Dandim.

Pihaknya menambahkan, bahwa dengan sudah diberlakukannya PPKM Darurat tersebut ternyata masih banyak warga yang melanggar sehingga langsung diambil tindakan bagi yang melanggar untuk dilakukan tes swab antigen. Dandim menghimbau kepada masyarakat agar mematuhi peraturan PPKM Darurat yang sudah ditetapkan dan protokol kesehatan dalam semua kegiatan guna menekan dan mencegah penyebaran Covid-19.

 

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

30.000 Desa Nikmati Program Pamsimas

Selasa, 21 September 2021 | 22:04 WIB

Penyandang Disabilitas Fisik Terima Bantuan Kemensos

Selasa, 21 September 2021 | 14:25 WIB

Selama Pandemi Pelanggaran Lalu Lintas Turun

Senin, 20 September 2021 | 21:53 WIB

Pesantren Didorong Jadi Kader Penanganan TBC

Senin, 20 September 2021 | 14:45 WIB
X