Mau Vaksin? Mahasiswa Cukup Tunjukkan KTM UMK

- Rabu, 7 Juli 2021 | 17:36 WIB
Seorang mahasiswi UMK mendapatkan suntikan vaksin di RS Kartika Husada Kudus, Rabu (7/7). (suaramerdeka.com/Saiful Annas)
Seorang mahasiswi UMK mendapatkan suntikan vaksin di RS Kartika Husada Kudus, Rabu (7/7). (suaramerdeka.com/Saiful Annas)

KUDUS, suaramerdeka.com – Mahasiswa Universitas Muria Kudus (UMK) mulai mendapat suntikan vaksinasi Covid-19. Hanya berbekal kartu mahasiswa (KTM), sebanyak 200 mahasiswa mendapatkan suntikan vaksin selama dua hari.

Vaksinasi tahap pertama kepada mahasiswa ini sebagai upaya preventif agar semua sivitas UMK sehat secara jasmani. Sementara untuk pembelajaran tatap muka (PTM), tetap menunggu arahan dari Kemendikbudristek dan pemkab Kudus.

Kepala Kesehatan, Keselamatan Kerja, Kebencanaan dan Lingkungan (K4L) UMK Hendy Hendro mengatakan, civitas akademika seperti dosen, tenaga kependidikan hingga office boy di lingkungan UMK sudah dilakukan vaksinasi.

Baca Juga: Kurangi Kerumunan, Umat Diminta Membatasi Jumlah Hewan Kurban

“Sementara untuk mahasiswa baru dilakukan hari ini, ada 200 mahasiswa yang menerima vaksin dosis pertama,” katanya saat memantau vaksinasi untuk mahsiswa di RS Kartika Husada Rabu (7/7)

Vaksinasi untuk mahasiswa itu digelar bekerjasama dengan Kodim 0722 Kudus. Sebelumnya, pihaknya sudah mengirim surat ke Bupati Kudus terkait permohonan vaksinasi bagi mahasiswa dan sudah ditindaklanjuti bupati ke beberapa instansi terkait. Untuk kali ini pemberian vaksin dari Kodim 0722 Kudus.

Untuk vaksiansi dilakukan dua hari, yakni Rabu dan Jumat (7-8/7). “Syaratnya cukup membawa kartu tanda mahasiswa (KTM) UMK dan tidak harus domisili Kudus, bisa Pati, Jepara, Demak atau lainnya,” terangnya.

Sementara itu, Rektor UMK Darsono mengatakan, pihaknya tentu mengucapkan terima kasih kepada Bupati Kudus, Dandim Kudus, Kapolres Kudus dalam upaya preventif penanggulangan covid-19 dengan vaksinasi kepada mahasiswa UMK.

Sebelumnya, pihaknya sudah melakukan vaksiansi kepada Civitas akademika UMK mulai dari dosen, tenaga kependidikan hingga OB. Tujuannya tak lain sebagai upaya perlindungan terhadap seluruh sivitas akademika UMK.

Dia menambahkan, vaksinasi yang dilakukan kepada mahasiswa bukan semata-mata untuk persiapan kuliah tatap muka. Namun lebih kepada tujuan dalam rangka melakukan upaya preventif dalam menghadapi pandemi.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

PKS: Kitab Kuning Pondasi Pembangunan Peradaban

Senin, 6 Desember 2021 | 12:03 WIB

Komunitas Save Pekalongan Bantu Warga Terdampak Rob

Senin, 6 Desember 2021 | 09:12 WIB

Gading Paradise, Hadirkan Miniatur Eropa di Kebumen

Minggu, 5 Desember 2021 | 11:14 WIB
X