Kemenag Rembang Tutup Layanan Pendaftaran dan Pembatalan Haji

- Rabu, 7 Juli 2021 | 15:22 WIB
Layanan pendaftaran dan pembatalan haji secara terbatas sempat dilaksanakan oleh Kemenag Rembang sebelum akhirnya ditutup selama PPKM Darurat. (SM/Ilyas al-Musthofa)
Layanan pendaftaran dan pembatalan haji secara terbatas sempat dilaksanakan oleh Kemenag Rembang sebelum akhirnya ditutup selama PPKM Darurat. (SM/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka.com – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rembang menerapkan kebijakan penutupan layanan pendaftaran haji.

Penutupan ini berlaku selama PPKM Darurat mulaio 3- 20 Juli 2021 mendatang.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Kemenag Rembang, Zuhri menyatakan, keputusan penutupan layanan pendaftaran haji berdasarkan Surat Edaran Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag RI nomor 05001/DJ.11/Dt.11.11/HK.00.7/07/2021 tentaang Pelayanan dan Pembatalan Haji Reguler pada Kantor Kemenag Kabupaten/Kota di Wilayah Jawa-Bali pada Masa PPKM Darurat.

Baca Juga: Jokowi Beri Tambahan Beras bagi Penerima Bansos, Sri Mulyani: Bantu Stabilkan Harga Gabah

“Kami mohon maaf kepada masyarakat. Kemarin kami sempat mengumumkan, pada masa PPKM Darurat, kami menerima pendaftaran haji secara terbatas, yaitu maksimal enam orang per hari dengan waktu pukul 08.00–12.00. Ini berdasarkan hasil keputusan rapat Kasi PHU se-Jateng. Namun setelah muncul SE Dirjen PHU ini, pelayanan pendaftaran haji kami tutup sampai 20 Juli 2021,” papar Zuhri.

Diakui Zuhri, dari awal PPKM Darurat, ada masyarakat yang mendaftar haji di Kantor Kemenag Rembang.

“Kemarin ada pendaftar haji, tapi hanya 1 orang. Mulai Rabu pengumuman itu kami tarik kembali,” ujar Zuhri.

Baca Juga: Tes Swab Antigen Dinilai Picu Lonjakan Kasus Covid-19, Masyarakat Diminta Jangan Panik

Ia menyebutkan, SE tersebut mencantumkan penutupan pelayanan haji berdasarkan tiga peraturan. Pertama, Keputusan Presiden nomor 11 tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Covid19.

Kedua, SE Menpan RB nomor 14 tahun 2021 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Pegawai ASN pada masa PPKM Darurat Covid-19 di Jawa-Bali. Ketiga, SE Menteri Agama nomor 18 tahun 2021 tentang Sistem Kerja Pegawai ASN Kementerian Agama pada masa PPKM Darurat.

“Atas dasar peraturan tersebut, maka semua layanan haji meliputi pendaftaran dan pembatalan haji dan layanan haji lainnya dihentikan sementara selama PPKM Darurat, 3–20 Juli 2021,” tegas Zuhri.

Baca Juga: Obat Radang Sendi, Tidak Sebatas Mengobati Covid-19

Zuhri menambahkan, selama PPKM Darurat, Kemenag Rembang memberlakukan kerja dinas dari rumah.

Namun masyarakat masih bisa berkonsultasi tentang haji melalui nomor layanan 085325402184.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Siswa MAN Purbalingga Diminta Teladani Nabi Muhammad

Minggu, 24 Oktober 2021 | 22:05 WIB

Ajakan Warga Mangunan Jaga Hutan lewat Tradisi Kenduri

Minggu, 24 Oktober 2021 | 13:32 WIB
X