Tes Swab Antigen Dinilai Picu Lonjakan Kasus Covid-19, Masyarakat Diminta Jangan Panik

- Rabu, 7 Juli 2021 | 15:08 WIB
Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi saat memberi keterangan terkait lonjakan kasus Covid-19. (SM/Dok)
Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi saat memberi keterangan terkait lonjakan kasus Covid-19. (SM/Dok)

MAGELANG, suaramerdeka.com – Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang meminta masyarakat tidak panik atas lonjakan jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 yang mencapai 551 kasus pada Selasa 6 Juli 2021 kemarin.

Sebab, penggunaan metode tes swab antigen ditengarai jadi pemicu hasil keluaran yang tinggi ini.

"Kabupaten Magelang masuk dalam kriteria C, di mana penentuan hasil konfirmasi ditentukan dengan swab antigen. Kalau kita menggunakan PCR rujukannya sudah sangat penuh, baik di Salatiga maupun Solo. Sehingga untuk mempermudah mengidentifikasi dan penanganan harus sesegera mungkin dilakukan swab antigen," ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang Nanda Cahyadi Pribadi, Rabu 7 Juli 2021.

Baca Juga: UEFA Akan Undang Eriksen dan Tim Medis pada Final Piala Eropa 2020

Dia menyebutkan, metode swab antigen sangat baik untuk mendeteksi hasil uji atas Covid-19. Walaupun, konsekuensinya akan mendapatkan lonjakan angka terkonfirmasi.

"Begitu ada tracing kasus, kemudian langsung dilakukan swab antigen. Kalau hasilnya positif maka harus isolasi mandiri bagi yang bergejala ringan. Apabila negatif, tetap harus isolasi mandiri, tetapi hari ke 5-6 harus swab antigen ulang. Apabila positif maka lanjut isolasi mandiri, tapi kalau negatif berarti dinyatakan sehat," katanya.

Lonjakan angka tersebut, katanya, rata-rata berasal dari klaster keluarga. Dia lantas meminta masyarakat tidak keluar rumah jika tak ada keperluan mendesak, terutama mengindahkan anjuran membawa pulang makanan ke rumah ketimbang makan langsung di tempat.

Baca Juga: Tak Bisa Tunjukkan Tes Antigen, 121 Mobil Diarahkan Putar Balik

Ihwal ketersediaan tabung oksigen di Kabupaten Magelang, Nanda mengklaim kuantitasnya fluktuatif.

Menurutnya Pemkab Magelang terus berusaha memenuhi kebutuhan oksigen di setiap rumah sakit.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

X