Antisipasi Kelangkaan Oksigen, Digagas Pembelian Secara Kolektif

- Senin, 5 Juli 2021 | 17:26 WIB
RAKOR : Rapat koordinasi (rakor) penanganan pandemi Covid-19 yang digelar rutin setiap Senin oleh Pemkab Blora, Senin 5 Juli 2021. Dalam rakor itu digagas pembelian oksigen secara gabungan. (suaramerdeka.com/dok)
RAKOR : Rapat koordinasi (rakor) penanganan pandemi Covid-19 yang digelar rutin setiap Senin oleh Pemkab Blora, Senin 5 Juli 2021. Dalam rakor itu digagas pembelian oksigen secara gabungan. (suaramerdeka.com/dok)

BLORA, suaramerdeka.com - Mengantisipasi kelangkaan oksigen bagi pasien Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora menggagas pembelian oksigen secara kolektif oleh rumah sakit maupun pusat kesehatan masyarakat (puskesmas). Hal itu dilakukan agar pembelian lebih mudah.

Gagasan tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi (rakor) penanganan pandemi Covid-19 yang digelar Pemkab Blora di ruang pertemuan kantor pemkab, Senin 5 Juli 2021.

Rakor yang dipimpin Bupati H Arief Rohman secara daring tersebut diikuti dinas kesehatan, rumah sakit umum daerah (RSUD) seluruh puskesmas serta para camat dan forum koordinasi pimpinan kecamatan (forkopimcam).

Baca Juga: Viral Kades Dokoro Asyik Joget Tanpa Masker, Sanksi Hukum Menanti

Dalam rapat itu, salah satu hal yang disoroti adalah ketersediaan oksigen di setiap rumah sakit dan puskesmas. Bupati H Arief Rohman meminta agar dinas kesehatan bisa mengkoordinir dan memfasilitasi pembelian oksigen secara kumulatif.

‘’Oksigen menjadi hal yang urgent saat ini. Kami minta agar dinas kesehatan bisa membentuk tim yang menghimpun seluruh kebutuhan oksigen rumah sakit, utamanya puskesmas. Agar bisa dilakukan pembelian secara rombongan sehingga lebih mudah. Kepala puskesmas bisa dikumpulkan dalam satu grup whatapps (WA),’’ ujar Bupati Arief Rohman.

Direktur RSUD dr. R. Soetijono Blora, Nugroho Adiwarso, mengungkapkan, ketersediaan oksigen di rumah sakit yang dipimpinnya saat ini masih aman untuk memenuhi kebutuhan tiga hari ke depan.

Baca Juga: Tegur Pedagang Langgar Aturan PPKM Darurat, Sri Mulyani: Jangan Kendor Jaga Prokes

‘’RSUD Blora masih aman untuk tiga hari kedepan karena kami menggunakan oksigen liquid. Namun demikian, pemesanan terus kami lakukan dengan distributor dari PT Samator sehingga jangan sampai terjadi kehabisan stok,’’ tandas Nugroho Adiwarso.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pesta Miras di Cepu Memakan Korban, 5 Orang Tewas

Kamis, 20 Januari 2022 | 08:48 WIB

Penduduk Miskin Jawa Tengah Turun 175,74 Ribu Orang

Selasa, 18 Januari 2022 | 16:20 WIB

Polres Boyolali Musnahkan 300 knalpot Brong

Selasa, 18 Januari 2022 | 15:57 WIB
X