Implementasi PPKM Darurat Belum Maksimal, Bupati: Restoran Hampir 80 Persen Tak Patuhi Aturan

- Senin, 5 Juli 2021 | 16:59 WIB
Bupati Banyumas Achmad Husein (suaramerdeka.com/dok)
Bupati Banyumas Achmad Husein (suaramerdeka.com/dok)

PURWOKERTO, suaramerdeka.com - Bupati Banyumas, Achmad Husein menilai implementasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kabupaten Banyumas, belum berjalan maksimal.

"Stressing saya hari ini, semua harus sudah bekerja di lapangan," katanya kepada wartawan usai rapat koordinasi penanganan Covid-19 di Pendapa Sipanji, Senin (5/7).

Menurut dia, pemerintah kabupaten telah membatasi aktivitas masyarakat dengan memasang barikade. Namun, masih terdapat banyak restoran yang masih buka dan melayani makan di tempat. "Restoran hampir 80 persen tidak mematuhi aturan," katanya.

Baca Juga: PPKM Darurat, Dandim Nganjuk Sidak Pasar Swalayan dan Pedagang Pasar

Kemudian, untuk toko-toko yang seharusnya mematuhi aturan juga banyak ditemui tidak mematuhi aturan. Namun, toko-toko yang sepi sebenarnya sudah ada toleransi. Tetapi toleransi ini juga dapat menimbulkan kecemburuan bagi toko lain.

Begitu pula dengan tempat ibadah. Tempat ibadah yang besar sudah memahami PPKM Darurat. Tetapi, tempat ibadah yang berada di kampung-kampung belum. Mereka menganggap yang di kampung belum ada kasus yang meninggal.

"Kesimpulannya belum berjalan maksimal. Belum berjalan sebagaimana yang diharapkan," kata bupati.

Baca Juga: Jadi Barang Langka, Pemerintah Perlu Bikin Sentra Isi Ulang Oksigen

Namun, sambung bupati, dalam rapat penanganan Covid-19 bersama dengan organisasi perangkat daerah, pihaknya menekankan implementasi dalam waktu tiga hari maksimal harus sudah terasa manfaat dari PPKM Darurat.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X