Batik Knalpot Jadi Seragam MI Muhammadiyah Pesayangan

- Minggu, 4 Juli 2021 | 17:22 WIB
Batik Knalpot ala ASN Kemenag Purbalingga Afriyanto (Kemenag/dok)
Batik Knalpot ala ASN Kemenag Purbalingga Afriyanto (Kemenag/dok)

CILACAP, suaramerdeka.com - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menge luarkan Surat Edaran Nomor 12 Tahun 2021 tentang pakaian harian seragam dinas Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama.

Di dalamnya tertuang aturan pemakaian seragam hari Rabu dan Kamis adalah pakaian batik/tenun/kain khas daerah.

Hal ini disambut baik oleh ASN Kemenag Kabupaten Purbalingga Afriyanto. Afri, begitu biasa ia disapa, tergerak untuk merancang seragam batik dengan motif yang sesuai dengan ciri khas daerahnya.

Baca Juga: Daftar 7 Tokoh yang Wafat Akibat Corona di 4 Hari Awal Juli

Uniknya, Afri yang sehari-hari simpan sebagai Kepala Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Pesayangan (MIM Pesayangan) ini memilih knalpot sebagai motif khas batik.

Afri pun menyampaikan 'Batik Knalpot' akan menjadi ciri khas madrasah yanng berlokasi di Kampung Pesayangan, Kelurahan Purbalingga Lor, Kecamatan Purbalingga ini.

“Batik Knalpot, adalah ide baru untuk seragam yang akan dikenakan oleh semua guru di MI Muhammadiyah Pesayangan,” tutur Afri, di Purbalingga, Senin (28/6/2021).

Tak sendiri, Afri pun menggandeng pengrajin batik tulis asli Purbalingga, Juremi untuk mewujudkan ide tersebut. Kedua merancang desain motif 'Batik Knalpot' yang akan menjadi seragam identitas dengan ciri khas Pesayangan yang merupakan sentra home industri knalpot.

“Saya hanya memberi gambaran-gambaran, kemudian beliau langsung menuangkannya pada kain mori. Ini jenis batik tulis," ungkap Afri.

Bahan batik tersebut terdiri dari enam macam bentuk knalpot. Mulai dari jenis knalpot mobil, motor, hingga variasi.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Sumber: Kemenag

Tags

Terkini

X