Grobogan Satu Hari di Rumah Saja, Warung Boleh Buka Tapi Take Away

- Minggu, 4 Juli 2021 | 16:30 WIB
DITUTUP: Akses masuk ke jantung Kota Purwodadi ditutup. (SM/Muh Khabib Zamzami)
DITUTUP: Akses masuk ke jantung Kota Purwodadi ditutup. (SM/Muh Khabib Zamzami)

GROBOGAN, suaramerdeka.com - Gerakan Grobogan Satu Hari di Rumah Saja lanjut jilid 4. Gerakan ini diterapkan untuk menekan mobilitas warga dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menekan lonjakan Covid-19 di Kabupaten Grobogan.

Di pekan keempat ini, pelaksanaan gerakan ini masih sama seperti yang diterapkan pada tiga pekan sebelumnya.

Di Kota Purwodadi, jalur protokol lengang seperti pekan lalu. Hanya saja, masih terlihat lalu lalang masyarakat melewati jalan-jalan alternatif. Sementara Jalan R Suprapto dari arah Simpang Lima dilakukan penyekatan.

Baca Juga: Daftar 7 Tokoh yang Wafat Akibat Corona di 4 Hari Awal Juli

Masyarakat yang hendak melakukan perjalanan ke arah utara harus memutar arah melewati gang-gang yang berada di sisi timur maupun barat.

Baik melalui Jalan Dr Sutomo langsung masuk ke arah gang Ganesha, maupun dari arah Gajahmada masuk menuju Jalan Harjuna atau Untung Suropati.

Akses masuk ke jantung Kota Purwodadi ditutup. Masyarakat yang mempunyai kepentingan darurat seperti hendak ke apotek maupun ke rumah sakit masih dipersilakan petugas yang berjaga di posko penyekatan.

Baca Juga: Universitas Al-Azhar Peringatkan Video Game Fortnite yang Berisi Penghancuran Ka'bah

Beberapa warga juga terlihat diminta melakukan tes swab antigen di posko yang didirikan di depan pintu masuk SDI Unggulan Jabalul Khoir.

Sekretaris Daerah, Moh Soemarsono mengatakan, dengan gerakan Grobogan Satu Hari di Rumah Saja ini, diharapkam dapat menekan mobilitas penduduk.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

HUT Ke-76, PMI Sleman Siapkan Berbagai Inovasi

Sabtu, 18 September 2021 | 06:45 WIB

BPBD Kaji Risiko Kebencanaan Jelang Musim Penghujan

Jumat, 17 September 2021 | 16:28 WIB
X