Covid-19 Melonjak; 33 Pasien Meninggal, RSUP Sardjito Minta Dukungan Oksigen Liquid

- Minggu, 4 Juli 2021 | 13:00 WIB
oksigen untuk penderita covid-19 di rumah sakit. (foto ilustrasi: pikiran-rakyat.com) (Amelia Hapsari)
oksigen untuk penderita covid-19 di rumah sakit. (foto ilustrasi: pikiran-rakyat.com) (Amelia Hapsari)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Sebanyak 33 pasien dilaporkan meninggal setelah RSUP Sardjito Yogyakarta kehabisan stok oksigen sentral pada Sabtu (4/7) malam.

Sebelumnya, pada Sabtu siang beredar surat permohonan dukungan oksigen dari pihak manajemen rumah sakit ditujukan Kementerian Kesehatan.

Dalam keterangannya, Direktur Utama RSUP Sardjito Rukmono Siswishanto menyebut sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mendapatkan pasokan oksigen.

Namun begitu masih mengalami kendala. Pasokan oksigen diperkirakan tiba paling cepat pada Minggu (4/7) pukul 12.00 WIB.

Baca Juga: MUI Minta Hentikan Aktivitas Ibadah yang Berpotensi Kerumunan

"Kami melayangkan surat tersebut untuk upaya percepatan. Karena kalau dihitung sisa stok oksigen akan habis pada Sabtu tanggal 3 Juli pukul 18.00 WIB," ungkap Rukmono.

Disamping minta dukungan oksigen liquid, pihak rumah sakit juga berupaya mengumpulkan tabung-tabung oksigen.

Selain itu ada bantuan dari beberapa pihak antara lain RSA UGM, RS Gigi dan Mulut Soedomo, dan Polda DIY sebanyak 100 tabung.

Dia menjelaskan, meski oksigen sentral habis pukul 20.00 WIB, namun kebutuhan semua pasien tetap tersuplai menggunakan tabung.

"Terkait informasi yang menyebutkan 63 pasien, angka itu merupakan akumulasi dari Sabtu hingga Minggu pagi. Sedangkan yang meninggal pasca oksigen sentral habis jumlahnya 33 pasien," katanya.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pesta Miras di Cepu Memakan Korban, 5 Orang Tewas

Kamis, 20 Januari 2022 | 08:48 WIB
X