RS Swasta Diminta Sediakan Fasilitas untuk Pasien Covid-19

- Rabu, 30 Juni 2021 | 16:27 WIB
Wali Kota Magelang dr Muchamad Nur Aziz, Wakil Wali Kota Magelang M Mansyur, dan Sekda Joko Budiyono memimpin rapat koordinasi evaluasi pencegahan Covid-19 di Ruang Adipura Kencana Setda Kota Magelang. (SM/Dok)
Wali Kota Magelang dr Muchamad Nur Aziz, Wakil Wali Kota Magelang M Mansyur, dan Sekda Joko Budiyono memimpin rapat koordinasi evaluasi pencegahan Covid-19 di Ruang Adipura Kencana Setda Kota Magelang. (SM/Dok)

MAGELANG, suaramerdeka.comPemkot Magelang meminta rumah sakit swasta menyediakan fasilitas atau tempat tidur khusus untuk pasien Covid-19. Hal ini untuk mengantisipasi lonjakan kasus aktif beberapa waktu terakhir.

Sekda Kota Magelang, Joko Budiyono mengatakan, Pemkot telah berupaya menambah tempat tidur bagi pasien Covid-19 di tiga rumah sakit rujukan, yakni RSUD Tidar, RST dr Soedjono, dan RSJ Prof dr Soerojo.

“Rusah sakit rujukan harus nambah tempat tidur. Kita juga akan beli alat pemeriksaan test PCR. Lalu rumah sakit swasta kami minta untuk menyediakan fasilitas/tempat tidur khusus Covid-19, yang selama ini rumah sakit swasta tidak menangani Covid-19. Tempat tidurnya minimal 10,” ujarnya, Rabu (30/6).

Baca Juga: 3.193 Situs Pinjol Ilegal Diblokir: OJK Imbau Masyarakat Tetap 2L

Dia menuturkan, sejauh ini Kota Magelang termasuk daerah dengan status zona orange atau zona risiko sedang penularan Covid-19. Namun demikian, Joko meninstruksikan seluruh jajarannya di tingkat Kecamatan, Kelurahan, hingga RT/RW untuk siaga.

Disebutkannya, data terkini dari 17 kelurahan di Kota Magelang, sebanyak 14 kelurahan masuk kategori zona orange, 2 kelurahan zona merah, dan 1 kelurahan zona kuning.

“Warning bagi Camat dan Lurah, untuk fokus di zona masing-masing RT. Kalau ada RT zona merah langsung lockdown RT, begitu juga dengan orange/kuning untuk warning," katanya.

Baca Juga: Pembelajaran Daring, Guru BK dan Dosen Dituntut Kreatif

Selain itu, para pamong wilayah juga harus mengoptimalkan Satgas Jogo Tonggo untuk memantau kondisi lingkungan masing-masing. Termasuk Camat dan Lurah memastikan persediaan dan distribusi logistik, disinfeksi lingkungan, bantuan sosial dan sebagainya.

“Kalau ada warga yang positif, perhatikan kondisinya. Kalau OTG arahkan untuk isolasi di tempat isolasi terpusat, karena di sana lebih bisa dipantau," tandasnya.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Selama Pandemi Pelanggaran Lalu Lintas Turun

Senin, 20 September 2021 | 21:53 WIB

Pesantren Didorong Jadi Kader Penanganan TBC

Senin, 20 September 2021 | 14:45 WIB

Berdayakan Umat, NU Kebumen Kembangkan Pertanian

Minggu, 19 September 2021 | 21:50 WIB

Banyak Petani Frustrasi, Pemerintah Beri Pelatihan

Minggu, 19 September 2021 | 19:20 WIB

Pola Vaksinasi Jemput Bola, Sediakan Ayam untuk Hadiah

Minggu, 19 September 2021 | 15:35 WIB
X