Bupati Banjarnegara Bantah Wilayahnya Zona Merah Covid-19

- Selasa, 29 Juni 2021 | 17:30 WIB
Bupati Banjanegara Budhi Sarwono menunjukkan instruksi Mendagri terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro saat konferensi pers, Selasa (29/6). (SM/Castro Suwito)
Bupati Banjanegara Budhi Sarwono menunjukkan instruksi Mendagri terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro saat konferensi pers, Selasa (29/6). (SM/Castro Suwito)

BANJARNEGARA, suaramerdeka.com - Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono mebantah wilayahnya masuk kategori zona merah Covid-19. Berdasarkan patokan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Banjarnegara masih dalam zona hijau dan kuning.

“Hari ini, 29 Juni 2021 pukul 13.40, Banjarnegara masih masuk zona hijau dan kuning. Ini saya tegaskan agar tidak meresahkan masyarakat,” katanya, saat konferensi pers di Ruang Rapat Bupati, Selasa 29 Juni 2021.

Pernyataan tersebut menanggapi pernyataan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo terkait 25 kabupaten/kota di Jateng yang masuk zona merah usai rapat penanganan Covid-19 bersama Wakil Meteri Kesehatan pada Senin 28 Juni 2021.

Baca Juga: Mantan Gitaris Band Gigi Aria Baron Meninggal Dunia Akibat Covid-19

Menurut Bupati, dari 278 desa dan kelurahan di Banjarnegara, hanya ada 1 RT yang masuk zona oranye.

Dinas Kesehatan, Puskesmas dan BPBD Banjarnegara masih terus melakukan pengawasan ketat dan pelayanan di wilayah tersebut.

“Jadi acuan saya adalah PPKM mikro yang sah dituangkan Menteri Dalam Negeri. PPKM Mikro masih berlaku sampai hari ini, belum ada aturan lain dan itu hukumnya lebih tinggi dibandingkan gubernur,” tegasnya.

Baca Juga: Sudah Negatif Covid-19, Indro Warkop Ungkapkan Kisahnya Hadapi Masa Sulit Jalani Isoman

Kepala Dinas Kesehatan Banjarnegara dr Latifa Hesti Purwaningtyas menambahkan, zonasi berdasarkan PPKM Mikro yakni zona hijau jika tanpa kasus, zona kuning 1-2 kasus, zona oranye 3-5 kasus dan zona merah lebih dari 5 kasus. Berbeda dengan penetapan zona yang dilakukan oleh Pemprov Jateng.

“Kalau provinsi ada 14 kriteria, di antaranya kasus aktif, kasus sembuh, BOR rumah sakit, BOR ICU dan lainnya,” paparnya.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Pesta Miras di Cepu Memakan Korban, 5 Orang Tewas

Kamis, 20 Januari 2022 | 08:48 WIB

Penduduk Miskin Jawa Tengah Turun 175,74 Ribu Orang

Selasa, 18 Januari 2022 | 16:20 WIB

Polres Boyolali Musnahkan 300 knalpot Brong

Selasa, 18 Januari 2022 | 15:57 WIB
X