PTM Terbatas, Dinas P dan K Cilacap Tunggu Perkembangan Zona Covid-19

- Selasa, 29 Juni 2021 | 07:15 WIB
Ilustrasi pembelajaran tatap muka (PTM). Foto: Antara
Ilustrasi pembelajaran tatap muka (PTM). Foto: Antara

CILACAP, suaramerdeka.com - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Cilacap menunggu perkembangan zona Covid-19 di wilayah,

Hak ini guna memastikan dalam melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas pada awal tahun ajaran baru 2021/2022 nanti.

Sesuai kalender, tahun ajaran baru nanti mulai 12 Juli 2021 mendatang. Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas P dan K Cilacap, Kastam mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan instrumen PTM terbatas untuk tahun ajaran baru nanti.

Baca Juga: Sleman Siapkan RS Darurat Covid, Ruang Penanganan Sudah Terisi 95 Persen

Hal itu tidak terlepas dari hasil diskusi dengan unsur-unsur tenaga pendidik dan kependidikan, seperti pengawas sekolah SD maupun SMP, perwakilan kepala sekolah, termasuk korwilnya.

Namun demikian, pihaknya masih perlu menunggu perkembangan situasi dan peta zona Covid-19 di Cilacap.

"Sebab status zona Covid-19 akan menentukan terlaksana atau tidaknya rencana PTM terbatas nanti," kata Kastam.

Baca Juga: Kapolri Instruksikan Polda, Polres dan Polsek Buka Gerai Vaksinasi Covid-19

Kastam menyampaikan, bahwa mengacu informasi, Kabupaten Cilacap untuk saat ini  masuk zona merah.

Padahal, sekolah yang berada pada zona merah tidak diperkenankan melaksanakan PTM terbatas.

"Kami dari Dinas P dan K Cilacap sudah menyiapkan instrumen dan siap melaksanakan PTM. Jadi kalau kemudian nantinya tertunda lagi, bukan berarti dinas yang tidak siap. Akan tetapi karena kondisi yang tidak memungkinkan," jelasnya.

Karena itu, dia mengharapkan, zona Covid-19 di Kabupaten Cilacap bisa segera membaik, bahkan masuk zona hijau. Jadinya pada syarat itu, Cilacap dapat diperbolehkan melaksanakan PTM terbatas.

Selain itu, pihaknya juga aktif memperbaharui kebijakan atau regulasi untuk disesuaikan dengan aturan dari Pemerintah Pusat.

"Nanti kalau ada perubahan aturan terbaru, otomatis instrumen yang kami siapkan akan disesuaikan supaya sinkron," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, dr Pramesti Griana Dewi membenarkan, bahwa saat ini Cilacap masuk dalam zona merah.

Untuk itu, pihaknya terus mengimbau kepada semua pihak, terlebih masyarakat untuk semakin aktif menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"Protokol kesehatan harus diterapkan dengan ketat," katanya

Halaman:
1
2

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X