Sleman Siapkan RS Darurat Covid, Ruang Penanganan Sudah Terisi 95 Persen

- Senin, 28 Juni 2021 | 17:42 WIB
Pedagang Pasar Sleman menjalani vaksinasi massal di GOR Pangukan, Rabu (9/6).(suaramerdeka.com/Amelia Hapsari)
Pedagang Pasar Sleman menjalani vaksinasi massal di GOR Pangukan, Rabu (9/6).(suaramerdeka.com/Amelia Hapsari)

SLEMAN, suaramerdeka.com - Pemerintah Kabupaten Sleman sedang menyiapkan rumah sakit darurat untuk penanganan pasien Covid-19.

Realisasi RS darurat nantinya bekerjasama dengan RS Respati yang berlokasi di Tajem, Maguwoharjo, Depok.

"Sedang kami matangkan untuk bisa bekerjasama dengan RS Respati sebagai RS darurat Covid," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Joko Hastaryo, Senin 28 Juni 2021.

Pemanfaatan RS Respati sebagai faskes darurat nantinya menggunakan sistem pinjam pakai. Artinya, pihak RS Respati yang menyediakan gedung sedangkan peralatan dan sumber daya manusia disiapkan oleh Pemkab.

Baca Juga: Tambah Sentra Vaksinasi di Kampus, Hendi: Memudahkan Masyarakat Jadi Tidak Perlu Berkerumun

Kapasitas di rumah sakit tersebut sebanyak 200 bed, namun untuk tahap awal hanya disiapkan 30 bed.

"Nantiny bisa sampai 200 bed tergantung kesiapan peralatan," ujar Joko.

Sembari menunggu kesiapan RS darurat, pihaknya mencoba mengoptimalkan fasilitas bed isolasi. Sementara untuk jumlah bed IGD Covid, belum bisa teridentifikasi kebutuhannya.

Menurut Joko, saat ini kebutuhan yang lebih mendesak adalah bed isolasi.

Dari perhitungan Dinkes, kebutuhan bed isolasi termasuk critical sekitar 70 unit. Tingkat keterisian bed di sejumlah rumah sakit saat ini sudah hampir mencapai ambang batas.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

30.000 Desa Nikmati Program Pamsimas

Selasa, 21 September 2021 | 22:04 WIB

Penyandang Disabilitas Fisik Terima Bantuan Kemensos

Selasa, 21 September 2021 | 14:25 WIB

Selama Pandemi Pelanggaran Lalu Lintas Turun

Senin, 20 September 2021 | 21:53 WIB

Pesantren Didorong Jadi Kader Penanganan TBC

Senin, 20 September 2021 | 14:45 WIB
X