Miss Komunikasi, Jaksa Nyaris Berkelahi

- Jumat, 25 Juni 2021 | 19:21 WIB
Ilustrasi penangkapan tersangka. /Pixabay/Gerd Altmann Baca Juga: Dipaksa Sudahi Sinetron Ikatan Cinta, Arya Saloka: Bye! Malam ini...
Ilustrasi penangkapan tersangka. /Pixabay/Gerd Altmann Baca Juga: Dipaksa Sudahi Sinetron Ikatan Cinta, Arya Saloka: Bye! Malam ini...

PURBALINGGA, suaramerdeka.com - Dugaan kekerasan terjadi di lingkungan Kejaksaan Negeri (Kejari) Purbalingga. Hal itu pada Kamis (24/7) sore. Salah seorang oknum jaksa, DA, kabarnya menganiaya anak buahnya.

Adapun korban bernama DS. Korban dan atasannya itu berselisih paham di kantin belakang gedung kejakasaan. Atasannya melakukan piting (dirangkul bagian leher dengan lengan).

Rencananya DS akan melaporkan ke pihak Polres Purbalingga pada Jumat (25/6) pagi. Namun hal itu urung dilakukan. Sebab korban dan atasannya dipertemukan oleh Kajari.

Kajari Purbalingga, Lalu Syaefudin melalui Kasi Intel, Indra Gunawan mengakui adanya kesalahpahaman yang terjadi antara keduanya.

Baca Juga: Kaniya Targetkan Bisa Tampil di SEA Games dan Asian Games

"Yang terjadi adalah miss komunikasi permasalahan pekerjaan," katanya didampingi Kasi Pidsus Tandyo Sugondo.

Dia menambahkan, Kajari telah mengumpulkan semua kasi untuk menyelesaikan permasalahan itu secara internal. "Sudah selesai. Sudah tidak ada permasalahan lagi," katanya.

Sementara itu, Ketua DPC Peradi SAI Purwokerto Djoko Susanto menyayangkan adanya tindakan kekerasan di dalam lingkungan Kejari Purbalingga itu.

Menurutnya, sebagai salah satu pilar penegak hukum semestinya harus bisa menjaga perilaku dan menjaga kehormatan lembaga Adiyaksa dan profesi sebagai jaksa negara.

Baca Juga: Dukung UMKM, PLN Salurkan Dana TJSL

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

X