Ngeyel Langgar UU Ketenagakerjaan, Direktur Perusahaan Asal Korea Diseret ke Pengadilan

- Jumat, 25 Juni 2021 | 17:29 WIB
PN Purbalingga menggelar sidang tipiring pelanggaran UU Ketenagakerjaan dan UU Keselamatan Kerja dengan terdakwa Direktur perusahaan asal Korea PT Hasta Pusaka Sentosa Jalan Cahyana Baru Purbalingga , Lee Woun Hyoung (41).
PN Purbalingga menggelar sidang tipiring pelanggaran UU Ketenagakerjaan dan UU Keselamatan Kerja dengan terdakwa Direktur perusahaan asal Korea PT Hasta Pusaka Sentosa Jalan Cahyana Baru Purbalingga , Lee Woun Hyoung (41).

PURBALINGGA, suaramerdeka.com - Direktur perusahaan asal Korea PT Hasta Pusaka Sentosa Jalan Cahyana Baru Purbalingga, Lee Woun Hyoung (41) diseret ke Pengadilan Negeri (PN) Purbalingga oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinakertrans) Provinsi Jawa Tengah.

Pasalnya, direktur perusahaan rambut itu melanggar dua perkara ketenagakerjaan. Masing-masing terkait Peraturan Perusahaan yang telah habis masa berlakunya dan satu perkara lagi tentang syarat keselamatan kerja.

Humas PN Purbalingga, Jeily Syahputra mengatakan, terdakwa divonis hukuman tindak pidana ringan (Tipiring) oleh hakim tunggal Muchamad Umaryaji dalam sidang putusan, Kamis (24/6). Vonisnya berupa denda Rp 5 juta subsider 5 hari kurungan dan denda Rp 100 ribu subs 2 kurungan.

Baca Juga: Penuhi Target Vaksinasi Nasional, Dinkes Bantul Terjun Langsung dari Kampung ke Kampung

Terdakwa terbukti melanggar Pasal 111 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan untuk perkara Peraturan Perusahaan yang sudah habis masa berlaku.

Terdakwa juga terbukti melanggar Pasal 10 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 Tentang Keselamatan Kerja untuk syarat keselamatan kerja belum membentuk Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) dan Belum Memiiliki Ahli K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).

Penyidik PNS Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Propinsi Jawa Tengah, Angkat Lujeng Triyono menjelaskan, sebenarnya Dinas Tenaga Kerja (Dinnaker) Kabupaten Purbalingga sudah melakukan pembinaan kepada perusahaan itu. Namun sudah bertahun-tahun dibina, tidak menjadikan kepatuhan dalam dua perkara itu.

Pihaknya mendapatkan laporan dan menindaklanjutinya. Lalu berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Purbalingga untuk memberikan pengantar sidang di PN Purbalingga.

"Kemarin sidang pertama dan langsung putusan,” katanya.

Direktur itu melanggar karena kedua hal tersebut. Denda sesuai pasal tersebut dan tanpa kurungan atau penjara. Terdakwa mengakui adanya kesalahan itu.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Pesta Miras di Cepu Memakan Korban, 5 Orang Tewas

Kamis, 20 Januari 2022 | 08:48 WIB

Penduduk Miskin Jawa Tengah Turun 175,74 Ribu Orang

Selasa, 18 Januari 2022 | 16:20 WIB

Polres Boyolali Musnahkan 300 knalpot Brong

Selasa, 18 Januari 2022 | 15:57 WIB
X