Covid-19 Varian Delta Hanya Jangkiti Kabupaten Kudus, Ganjar: Kudus harus Dikunci, Penanganan Dioptimalkan

- Jumat, 25 Juni 2021 | 13:15 WIB
Ganjar Zona Merah/Foto Jatengprov.go.id
Ganjar Zona Merah/Foto Jatengprov.go.id


SEMARANG, suaramerdeka.com - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyebut varian delta hanya menjangkiti Kabupaten Kudus.

Hal itu didapat setelah beberapa sampel yang dikirim dari sejumlah daerah, semua hasilnya negatif varian delta dan hanya Kudus yang ada varian Covid-19 baru.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan walaupun masih di Kudus, tetapi daerah lain juga harus waspada dan diminta tetap tertib menjalankan 5 M dan pemerintah diminta meningkatkan 3 T.

“Sampai hari ini, baru yang ada di Kudus. Maka saya minta nanti report terakhir evaluasinya seperti apa. Kemarin sampel untuk genome sequencing hampir semua wilayah di Jateng diambil. Dan yang sudah jadi, hasilnya negatif. Tidak ada varian baru,” kata Ganjar di Semarang, Jumat 25 Juni 2021.

Baca Juga: Percepat Target 1 Juta Dosis Vaksin Sehari, Kemenkes Hapus Syarat Domisili Peserta Vaksinasi Covid-19

Ganjar menambahkan agar varian delta ini tidak keluar perlu adanya pengetatan dan penguncian di Kudus.

Kudus harus dikunci, agar tidak ada penyebaran. Untuk itu, penanganan di sana kita optimalisasi. Istilahnya ada penebalan, baik tenaga kesehatan, layanan kesehatan, alat kesehatan termasuk penebalan TNI/Polri,” terangnya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, Yulianto Prabowo mengungkapkan hampir semua daerah di Jateng seperti Semarang, Magelang, Solo, Brebes, Sragen dan lainnya sudah mengirimkan sampel genome squencing. Namun hasil yang dinyatakan positif varian delta baru Kudus.

"memang belum semua hasilnya keluar, termasuk kemarin kami kirim 40 sampel lagi. Waktu pemeriksaannya kan cukup lama, sekitar dua minggu. Jadi kami masih menunggu,” ungkapnya.

 

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Sumber: jatengprov

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X