Tanggapi Soal Izinkan Hajatan, Bupati Banjarnegara: Daripada Digelar Diam-diam Lebih Baik Transparan

- Kamis, 24 Juni 2021 | 17:46 WIB
Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono di acara Mata Najwa. Foto: Youtube Najwa Shihab
Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono di acara Mata Najwa. Foto: Youtube Najwa Shihab

BANJARNEGARA, suaramerdeka.comBupati Banjarnegara Budhi Sarwono mengungkapkan alasan pihaknya mengizinkan hajatan atau acara yang mengundang keramaian seperti pengajian, olahraga dan seni.

Budhi Sarwono mengatakan pihaknya lebih khawatir apabila tidak diizinkan warga justru melaksanakan dengan diam-diam tanpa pendampingan dan protokol kesehatan yang ketat.

"Perlu saya jelaskan, saya selaku kepala daerah atau Bupati Banjarnegara, punya kewajiban untuk melaksanakan arahan Presiden yang dituangkan dalam Immendagri, saat ini Immendagri no. 14 sudah diperpanjang sampai dengan tanggal 5 Juli,” kata Bupati Banjernegara dalam Program Mata Najwa yang disiarkan melalui Kanal Youtube Najwa Shihab, Kamis 24 Juni 2021.

Baca Juga: Corona Meningkat, Ini Isi Surat Edaran Kemenag Tentang Sistem Kerja WFO dan WFH

Bupati Banjernegara pun menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan keramaian di kota/kabupaten selain zona merah diizinkan tetapi dengan penerapan protokol kesehatan.

“Pada diktum ke 9 huruf I berbunyi pelaksanaan kegiatan seni, budaya, sosial, kemasyarakatan, lokasi seni budaya dan sosial yang dapat menimbulkan keramaian dan kerumunan. Satu, untuk kabupaten/kota selain zona merah diizinkan dibuka dengan pembatasan kapasitas 25 persen dan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat,” ujar Bupati Banjarnegara.

Pada poin pertama, untuk kabupaten/kota selain pada Zona Merah diizinkan dibuka, dengan pembatasan kapasitas maksimal 25 persen dan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat dimana pengaturannya lebih lanjut dilakukan oleh Pemerintah Daerah. Dan dalam hal ini Banjarnegara tak masuk kategori wilayah zona merah.

Baca Juga: Ada Ketidakjelasan Norma Hukum, Koalisi Serius Desak Pemerintah Revisi UU ITE

Sementara itu, Najwa Shihab selaku moderator menanyakan kenapa Bupati mempersilahkan hajatan jalan terus, bukan menguranginya.

“Di saat angka sedang tinggi tidakkah anjuran dari Bupati sebaiknya meminta mengurangi aktivitas di rumah saja, bukan malah mepersilahkan hajatan jalan terus,” ungkap Najwa Shihab.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Sumber: Youtube Najwa Shihab

Tags

Terkini

Pesta Miras di Cepu Memakan Korban, 5 Orang Tewas

Kamis, 20 Januari 2022 | 08:48 WIB
X