Buruh Migran Asal Cilacap Akhirnya Bisa Pulang Kampung, Sempat 6 Kali Jalani Operasi

- Kamis, 24 Juni 2021 | 08:24 WIB
BMI asal Cilacap, Arif Hidayat (tiga dari kanan) berada di rumahnya, Desa Planjan, Kecamatan Kesugihan, Selasa (22/6/2021) malam. (suaramerdeka.com/Teguh Hidayat Akbar)
BMI asal Cilacap, Arif Hidayat (tiga dari kanan) berada di rumahnya, Desa Planjan, Kecamatan Kesugihan, Selasa (22/6/2021) malam. (suaramerdeka.com/Teguh Hidayat Akbar)

Arif sampai ke Indonesia pada bulan Februari 2021 lalu, dan langsung dibawa ke RS Polri. Pada rumah sakit itu, ia menjalani perawatan yang panjang, hingga menjalani sejumlah proses operasi.

"Di rumah sakit Polri saya dirawat empat bulan lebih tiga hari, dan sempat menjalani operasi enam kali. Alhamdulilah sekarang sudah diperbolehkan pulang dan sampai rumah," ujarnya.

Pria satu anak ini mengaku bersyukur, karena banyak pihak yang peduli untuk memberikan dukungan hingga pendampingan, sejak kejadian hingga selama proses pengobatan dan perawatan.

Ia menyebutkan, pihak yang peduli itu mulai dari Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), GSC, Garda BMI hingga DPC PKB Cilacap.

"Syukur alhamdulillah banyak yang membantu, baik dari TKI di Taiwan maupun yang ada di Indonesia. Dan saya mengucapkan terima kasih sekali atas kebaikan itu semua," katanya.

Petuas BP2MI Jakarta, Sri Wahyudo memastikan, Arif tidak perlu memikirkan biaya pengobatan selama di RS Polri sampai dengan pulang.

"Selama perawatan (di RS Polri) hingga ia pulang sampai ke rumah, biaya ditanggung oleh BP2MI," katanya, ditemui di rumah Arif.

Sementara itu, tim fasilitator pemulangan Arif dari DPC PKB Cilacap, Amir Mustofa Zuhdi mengatakan, pihaknya sengaja menyambut Arif pulang untuk memberikan dukungan baik secara moral maupun material.

"Mas Arif itu pahlawan devisa yang mengalami kecelakaan saat bekerja. Makanya kami mensupport, memberikan motivasi, termasuk memberikan santunan," katanya.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X