Kompleks Candi Arjuna Dieng Ditutup Sementara

- Rabu, 23 Juni 2021 | 18:36 WIB
Kompleks Candi Arjuna di dataran tinggi Dieng ditutup sementara bagi wisatawan sampai 2 Juli 2021 selama pelaksanaan PPKM Mikro. SM/Dok
Kompleks Candi Arjuna di dataran tinggi Dieng ditutup sementara bagi wisatawan sampai 2 Juli 2021 selama pelaksanaan PPKM Mikro. SM/Dok

BANJARNEGARA, suaramerdeka.com - Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah menutup komplek Candi Arjuna Dieng untuk kunjungan wisatawan dalam rangka Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro.

Penutupan dilakukan mulai Rabu (23/6) sampai 2 Juli 2021, untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Penutupan objek wisata komplek Candi Arjuna dimulai hari ini (23/6) sampai 2 Juli 2021,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Banjarnegara Agung Yusianto, Rabu 23 Juni 2021.

Baca Juga: Delapan Staf Setwan DPRD Demak Terpapar Covid-19

Dikatakan, penutupan objek wisata dilakukan terkait PPKM berbasis mikro. Penutupan kompleks candi dari kunjungan wisatawan juga untuk melakukan sterilisasi di komplek Candi Arjuna.

“Selain memang itu perintah BPCB terkait PPKM Mikro, juga untuk sterilisasi kompleks Candi Arjuna,” ujarnya.

Meski demikian, wisatawan masih bisa berwisata ke Dieng. Karena, penutupan hanya diberlakukan pada kompleks Candi Arjuna.

Baca Juga: Solusi Atasi Sampah, PLN Beli Listrik dari PLTSa Terbesar di Jawa Tengah

Sedangkan objek lainnya masih dibuka bagi wisatawan. Pihaknya hanya memberlakukan pembatasan jumlah wisatawan yang masuk sebesar 25 persen dari kapasitas.

“Untuk wisata lain di Dieng tetap buka seperti Kawah Sikidang, Sumur Jalatunda dan objek wisata lainnya. Sesuai kebijakan Bupati tetap buka tetapi ada batasan maksimal 25 persen,” katanya.

Pihaknya menekankan kepada wisatawan yang akan berkunjung ke Dieng untuk menerapkan protokol kesehatan, dengan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Pihaknya juga telah menyiapkan sarana cuci tangan di beberapa sudut objek wisata.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

BPBD Kaji Risiko Kebencanaan Jelang Musim Penghujan

Jumat, 17 September 2021 | 16:28 WIB
X