MUI Wajibkan Takmir Masjid Perketat Protokol Kesehatan  

- Selasa, 22 Juni 2021 | 22:53 WIB
Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah. (SM/Dok)
Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah. (SM/Dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Tengah mengajak pengurus takmir masjid dan mushala untuk memperketat pelaksanakan protokol kesehatan.

Ajakan tersebut tertuang dalam tausiyah tentang kewaspadaan umat Islam menghadapi lonjakan penyebaran Covid-19 terutama varian baru, Selasa 22 Juni 2021.

Tausiah tersebut ditandatangani Ketua Komisi Fatwa Dr KH Fadlolan Musyaffa’ Lc MA  dan Sekretaris Komisi Fatwa Dr KH Ahmad Izzuddin MAg, Ketua Umum MUI Jateng Dr KH Ahmad Darodji MSi dan Sekretaris Umum Drs KH Muhyiddin MAg.

Baca Juga: Lonjakan Pasien Covid-19 Tinggi, Enam Provinsi Diminta Segera Optimalkan PPKM Mikro

"Para pengelola masjid dan mushala wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat. MUI mendorong pemerintah lebih tegas dalam menerapkan kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)," tegas Kiai Darodji di Kantor MUI Jateng, Jalan Pandanaran 126, Simpanglima Semarang, Selasa 22 Juni 2021.

"Termasuk mengawasi penerapan protokol kesehatan di mall, pasar, tempat wisata, kantor dan tempat-tempat lain yang menyebabkan kerumunan," imbuhnya.

MUI Jateng mengimbau umat Islam untuk meningkatkan iman dan takwa kepada Allah Swt, dengan memperbanyak ibadah, sedekah, beristighfar, bertaubat dan berdoa agar Allah senantiasa melindungi kita dari marabahaya dan menghilangkan pandemi Covid-19.

Baca Juga: Angka Kesembuhan Lebih Rendah dari Kasus Baru Patut Jadi Fokus Penanganan

‘’MUI mengimbau umat Islam untuk selalu membaca qunut nazilah setiap shalat fardhu. MUI juga mengajak kepada para pengasuh pondok pesantren, kepala sekolah/madrasah, guru, khatib, penceramah, dan tokoh-tokoh umat Islam agar dalam ceramah/pengajiannya selalu menyisipkan pesan agar umat Islam selalu menjaga protokol kesehatan dengan disiplin mengingat semakin tinggi lonjakan kasus Covid-19,’’ kata Kiai Darodji.
 
Jauh Lebih Tinggi

Ketua Komisi Fatwa Dr KH Fadlolan Musyaffa’ Lc MA didampingi Sekretaris Komisi Fatwa Dr KH Ahmad Izzuddin MAg kepada wartawan mengatakan, perkembangan kasus Covid-19 menunjukkan tren kenaikan sangat signifikan setelah lima pekan pascaliburan Idul Fitri 1442 H.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Zuber Safawi Pendiri PKS Jawa Tengah Berpulang

Kamis, 22 Juli 2021 | 20:43 WIB
X