PPDB SD Syaratkan Lulus PAUD, Wali Kota Pekalongan: Siapkan Generasi Unggul dan Berkarakter

Red
- Selasa, 22 Juni 2021 | 16:06 WIB
KOORDINASI : Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, saat berkoordinasi dengan  Pengurus Tim Penggerak PKK, FPP dan Guru PAUD, melalui daring di Balai Kota, Kamis (17/6). (suaramerdeka.com/Hendra Setiawan)
KOORDINASI : Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, saat berkoordinasi dengan Pengurus Tim Penggerak PKK, FPP dan Guru PAUD, melalui daring di Balai Kota, Kamis (17/6). (suaramerdeka.com/Hendra Setiawan)


KOTA PEKALONGAN, suaramerdeka.com – Para calon peserta didik tingkat sekolah dasar (SD) yang masih berusia di bawah tujuh tahun wajib melampirkan ijazah Pendidikan anak usia dini (PAUD), sebagai salah satu syarat Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB).

Ketentuan wajib lulus PAUD tersebut telah diatur dalam Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 56 tahun 2020 tentang Wajib PAUD Satu Tahun pra-SD,

“Perwal ini disosialisasikan agar seluruh komponen, baik sekolah, guru, Bunda PAUD agar memahami betul. PAUD ini usia keemasan anak, sehingga perkembangan fisik dan motorik anak harus terus didorong, terlebih oleh orang tua,” ungkap Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid, yang akrab disapa Aaf, di ruang Amarta Setda, baru-baru ini, seperti dilansir dari laman JatengProv.go.id.

Baca Juga: Bertemu Prabowo, Ridwan Kamil Tepis soal 'Rujuk' dengan Gerindra

Lulusan PAUD menurutnya merupakan produk emas. Alhasil, PAUD diharapkan menjadi institusi pendidikan yang dapat menciptakan generasi cerdas, saleh dan salehah sebagai kebanggan keluarga, serta investasi jangka panjang bagi pembangunan Kota Pekalongan di masa depan.

Lebih lanjut, keterbatasan pertemuan tatap muka pada masa pandemi menjadi tantangan tersendiri bagi sekolah dan para pendidik PAUD. Mereka harus terus berinovasi dan menciptakan metode pembelajaran anak usia dini yang menyenangkan, namun tetap berprinsip pada konsep bermain sembari belajar.

Wali kota juga menginstruksikan Dinas Pendidikan setempat dan Bunda PAUD agar berkolaborasi untuk memberikan sosialisasi, dan edukasi kepada orang tua.

Baca Juga: Beri Semangat Pasien di Rumdin Wali Kota Semarang, Ganjar Tantang Lomba Video

Senada, Bunda PAUD Kota Pekalongan, Inggit Soraya, menjelaskan, sesuai dengan Perwal Nomor 56 tahun 2020 tersebut, setiap anak berusia tujuh tahun wajib diterima oleh satuan pendidikan SD, dan anak yang usianya kurang dari tujuh tahun diharuskan untuk memiliki ijazah PAUD atau menyertakan rekomendasi dari psikolog

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Sumber: jatengprov

Tags

Artikel Terkait

Terkini

30.000 Desa Nikmati Program Pamsimas

Selasa, 21 September 2021 | 22:04 WIB

Penyandang Disabilitas Fisik Terima Bantuan Kemensos

Selasa, 21 September 2021 | 14:25 WIB

Selama Pandemi Pelanggaran Lalu Lintas Turun

Senin, 20 September 2021 | 21:53 WIB

Pesantren Didorong Jadi Kader Penanganan TBC

Senin, 20 September 2021 | 14:45 WIB
X