Seratus Hari Kerja, Hafidz-Hanies Masih Catatkan Torehan Minus

- Selasa, 22 Juni 2021 | 15:09 WIB
Kondisi jalan Ruas Sale-Tahunan masih rusak parah, terutama dari Sale-Menuju Jinanten, meski pemerintahan Hafidz Hanies sudah memasuki masa seratus hari kerja. (SM/Ilyas al-Musthofa)
Kondisi jalan Ruas Sale-Tahunan masih rusak parah, terutama dari Sale-Menuju Jinanten, meski pemerintahan Hafidz Hanies sudah memasuki masa seratus hari kerja. (SM/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka.com – Seratus hari kerja telah dilewati oleh pasangan Bupati dan Wakil Bupati Abdul Hafidz-Hanies Cholil Barro’ memimpin Kabupaten Rembang, sejak dilantik pada Februari 2021 lalu.

Selama lebih dari seratus hari kerja Hafidz-Hanies dianggap masih mencatatkan torehan minus.

Menurut sejumlah kalangan, catatan minus yang menjadi evaluasi dari Hafidz-Hanies salah satunya adalah soal infrastruktur jalan.

Baca Juga: Critical Bed IGD RS Sardjito Tersisa 1, Dinkes DIY dan Kemenkes Upayakan Tambahan 30 Persen

Faktanya, sampai dengan akhir Juni 2021 ini masih banyak jalan kabupaten yang berlubang.

Hal itu tidak sesuai dengan pencanangan Hafidz-Hanies saat dilantik yang menempatkan kondisi jalan rusak sebagai target kerja dalam seratus hari pertama.

Padahal anggaran pemeliharaan jalan cukup besar mencapai Rp 4 miliar. Data yang didapat Suara Merdeka dari DPUTARU, masih ada puluhan titik kerusakan jalan butuh penanganan.

Baca Juga: Marquez Sebut Tak Mudah Capai Podium Pertama MotoGP Jerman

Wakil Ketua Komisi III DPRD Rembang, Puji Santoso menyatakan, evaluasi atas Pemerintahan Hafidz-Hanies selama seratus hari kerja cukup komplek.

Pertama soal Sumber Daya Manusia (SDM) di birokrasi pemerintahan yang sampai saat ini banyak kosong. Data dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD), ada 80 jabatan kosong, termasuk Sekda.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Akun Twitter Siskaee Lenyap, Ada Apa?

Sabtu, 4 Desember 2021 | 10:46 WIB

Disporapar Genjot Kemajuan Sektor Pariwisata

Jumat, 3 Desember 2021 | 22:21 WIB
X