Nilai Pancasila, Karya 50 Pelukis akan Dipamerkan di Mall

- Minggu, 20 Juni 2021 | 20:20 WIB
Pameran Seni Lukis  (sm/dok)
Pameran Seni Lukis (sm/dok)

SLEMAN, suaramerdeka.com - Sekitar 50 pelukis mengikuti Pameran Seni Lukis yang berlangsung di Hartono Mall, tanggal 21-27 Juni. Para pelukis tersebut adalah seniman profesional sampai penghobi. Bahkan ada polisi pelukis yakni Chrysnanda Dwi Laksana.

Hal itu disampaikan Koordinator Lapangan Pameran Seni Lukis Jiwa Pancasila Agus Nuryanto, A.Md di sela-sela persiapan pameran, Ahad (20/6).

Pameran lukis ini yang diselenggarakan oleh DPC (Dewan Pimpinan Cabang) HIPPI (Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia) Sleman, Hartono Mall dan Komunitas Perupa Sleman (KPS), kata Agus yang juga salah seorang pengurus di DPC HIPPI Sleman ini. Acara ini akan dibuka oleh Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa

Pameran ini mengambil tema Jiwa Pancasila karena bertepatan dengan hari jadi Pancasila. Dari Semua lukisan ini menggambarkan nilai-nilai Pancasila antara lain dengan menampilkan keindahan dan keteduhan. Lukisan yang ditampilkan dari berbagai aliran seni rupa seperti realis, impresif, dekoratif dan abstrak.

Baca Juga: Pembelajaran Tatap Muka Tunggu Pandemi Mereda, Kesehatan Guru dan Siswa Lebih Utama

Lebih lanjut Agus menjelaskan pada hakekatnya karya seni lukis yang disajikan sebagai karya indah dan sopan itu sudah menggambarkan jiwa Pancasila. Harapan dari pameran lukis ini adalah sebagai kesinambungan antara pelukis dan penikmat seni.

"Senilah yang menyatukan kita diantara hiruk pikuk politisi. Tidak ada yang salah dalam dunia seni. Semuanya benar. Itulah jiwa dari seorang seniman dan itulah semangat yang menyatukan kita,"jelasnya.

Ketua Panitia Pameran Seni Lukis Achmad Rifai,SE mengakui pameran seni lukis di Mall memang jarang karena biasanya di gallery atau di loby hotel. Dengan adanya pameran seni lukis di Mall diharapkan memberikan peluang yang berbeda bagi para pelukis untuk menjual hasil karyanya.

Apalagi di mall terbesar dan grade paling tinggi di Yogyakarta yakni Hartono Mall sehingga ada nilai plusnya,ujar Rifai yang juga sebagai Koordinator Bidang Kemitraan dan Promosi DPC HIPPI Sleman.

"Kalau pameran seni lukis diselenggarakan di Gallery atau di Lobby Hotel biasanya yang mengunjungi hanya yang tahu seni lukis. Tetapi kalau pameran seni lukis ini diselenggarakan di Mall maka yang tidak tahu lukisan pun bisa membeli,"ungkapnya.

Rifai mengatakan dengan ada kasus covid 19 yang semakin meningkat peserta pameran maupun jumlah lukisan dikurangi yakni hanya sekitar 55 peserta dengan 60 karya lukis. Sebetulnya bisa untuk sekitar 100 peserta.

Baca Juga: Zona Merah, Satu RT di Desa Kunir Lockdown

Di samping itu panitia pameran seni lukis maupun dari pihak mall juga menerapkan Protokol kesehatan lebih ketat yakni disetiap ujung venue selalu disediakan hand sanitizer dan masker serta termogan untuk cek suhu, pengunjung maupun peserta pameran juga diharapkan selalu mematuhi social distancing agar jangan sampai bersentuhan, kata Rifai menambahkan.

Menurut Ketua DPC HIPPI Sleman Atik Purwantiningsih kegiatan Pameran Seni Lukis yang diselenggarakan oleh DPC HIPPI Sleman bekerjasama dengan Hartono Mall ini memberikan kesempatan dan peluang bagi para pelukis yang juga anggota HIPPI Sleman. Pelukis itu sebetulnya juga UMKM yang menjual karya seni.

"Banyak pelukis yang karya seninya bagus-bagus. Karena itu mereka diberi kesempatan untuk memamerkan karyanya di mall. HIPPI Sleman berupaya untuk mempertemukan para pelukis dengan pembeli. Sehingga apabila karya seni mereka dibeli, otomatis dapat meningkatkan penghasilan,"kata Atik.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

PKS: Kitab Kuning Pondasi Pembangunan Peradaban

Senin, 6 Desember 2021 | 12:03 WIB

Komunitas Save Pekalongan Bantu Warga Terdampak Rob

Senin, 6 Desember 2021 | 09:12 WIB

Gading Paradise, Hadirkan Miniatur Eropa di Kebumen

Minggu, 5 Desember 2021 | 11:14 WIB
X