Pemkot Magelang Tambah Lokasi Baru Isolasi Mandiri di Hotel Safira

- Minggu, 20 Juni 2021 | 15:44 WIB
Petugas menyiapkan sekat masuk ke dalam Hotel Safira Magelang yang dibuka oleh Pemkot Magelang sebagai lokasi baru isolasi mandiri untuk OTG kasus Covid-19. SM/Dok
Petugas menyiapkan sekat masuk ke dalam Hotel Safira Magelang yang dibuka oleh Pemkot Magelang sebagai lokasi baru isolasi mandiri untuk OTG kasus Covid-19. SM/Dok

MAGELANG, suaramerdeka.com - Pemkot Magelang menambah tempat isolasi mandiri setelah kasus Covid-19 menunjukkan peningkatan dalam beberapa waktu terakhir.

Hotel Safira di Jalan Gatot Subroto Magelang dipilih sebagai lokasi isolasi dengan kapasitas 104 tempat tidur dari 52 kamar.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Magelang, dr Intan Suryahati mengatakan, angka kasus Covid-19 memang terus naik, dan yang paling signifikan karena adanya klaster Gathering Mahasiswa Untidar.

Baca Juga: 20 Juni jadi Hari Ayah Sedunia, Simak Sejarahnya

Data per Jumat (18/6) tercatat ada 57 mahasiswa Untidar yang terkonfirmasi positif Covid-19, yang semuanya terkait klaster Gathering Mahasiswa.

"Mereka isolasi mandiri di Hotel Borobudur, sehingga kapasitas hampir penuh. Maka dari itu, kita cari tambahan lokasi baru untuk isolasi mandiri, karena kasus Covid-19 terutama yang OTG (orang tanpa gejala) makin banyak," ujarnya, Minggu (20/6).

Dia menuturkan, sebelumnya sempat dibuka lokasi isolasi mandiri di wisma bayeman, namun karena penuh dialihkan semua ke Hotel Borobudur dengan kapasitas lebih banyak.

Baca Juga: Covid Meningkat Drastis di Pemalang, Satgas Minta Semua Komponen Kembali Kampanyekan Prokes

Meski kapasitas di Hotel Borobudur belum 100 persen terisi, tapi pihaknya sudah bertindak cepat dengan membuka lokasi baru di Hotel Safira.

"OTG semakin banyak. Semakin banyak kita tracing dari kontak erat dan makin banyak pemeriksaan swab, maka kian banyak yang ditemukan positif. Siang ini langsung kita buka Hotel Safira untuk lokasi isolasi mandiri dengan 52 kamar, terdiri dari 104 tempat tidur," jelasnya.

Dokter Intan menyebutkan, yang isolasi mandiri di hotel hanya yang OTG. Sementara yang bergejala dirawat di rumah sakit rujukan.

"Di Hotel Borobudur kemarin penuh, tapi siang ini sudah ada 15 orang yang lulus (pulang, red). Kemudian ada yang antre untuk masuk sebanyak 23 orang. Kami harap tidak ada tambahan lagi ke depannya," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

X