Kedungmenjangan Purbalingga Dilanda Hujan Es, Ini Penjelasannya Menurut Sains

- Sabtu, 19 Juni 2021 | 20:39 WIB
Ilustrasi hujan es. Foto: Pixabay/LoraPalner
Ilustrasi hujan es. Foto: Pixabay/LoraPalner

PURBALINGGA, suaramerdeka.com - Kelurahan Kedungmenjangan, Kecamatan Purbablingga, hari ini Sabtu sore 19 Juni 2021 dilanda hujan es disertai angin kencang.

Menurut ilmu pengetahuan atau sains fenomen hujan es memiliki penjelasan tersendiri.

Dilansir dari Ringtimesbali, berikut penjelasan mengenai hujan es menurut sains.

Hujan es merupakan tetesan hujan beku berukuran besar, yang dihasilkan oleh badai petir hebat.

Baca Juga: Libur Tahun Baru dan Maulid Nabi Digeser, Cuti Bersama ASN juga Dihilangkan

Dimana tempat salju dan hujan dapat hidup berdampingan di tengah updraft atau sesuatu yang bergerak di atas permukaan.

Saat kepingan salju jatuh, air akan cair dan membeku di atasnya. Kemudian, membentuk butiran es, yang akan terus tumbuh karena semakin banyak tetesan yang terkumpul.

Saat mencapai dasar awan, beberapa butiran es dibawa oleh updraft kembali ke puncak badai.

Baca Juga: Founder GSM: Perlu Perubahan Paradigma Kurikulum ke Penalaran

Saat butiran es jatuh melalui awan, lapisan es lain ditambahkan dan butiran es itu akan semakin besar.

Biasanya semakin kuat arus yang naik, semakin banyak hujan es yang mengulangi siklus ini dan akibatnya, semakin besar ia tumbuh.

Begitu batu hujan es menjadi terlalu berat untuk ditopang oleh arus atas, ia akan jatuh dari awan ke permukaan.

Baca Juga: Petani Porang Desa Tukang Raup Ratusan Juta Rupiah Sekali Panen

Batu hujan es, mencapai tanah sebagai es karena tidak berada di udara yang hangat, sehingga akan cukup lama untuk mencair.

Pada intinya, hujan beku hanyalah hujan yang jatuh ke lapisan dangkal suhu dingin, yang berada di bawah titik beku.

Ketika tetesan yang sangat dingin ini mengenai suatu benda, ia kemudian membeku dan menjadi es.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Penyandang Disabilitas Fisik Terima Bantuan Kemensos

Selasa, 21 September 2021 | 14:25 WIB

Selama Pandemi Pelanggaran Lalu Lintas Turun

Senin, 20 September 2021 | 21:53 WIB

Pesantren Didorong Jadi Kader Penanganan TBC

Senin, 20 September 2021 | 14:45 WIB

Berdayakan Umat, NU Kebumen Kembangkan Pertanian

Minggu, 19 September 2021 | 21:50 WIB
X