PMI Banyumas Produksi 1.374 Plasma Konvalesen, Dukung Penanganan Covid-19

- Sabtu, 19 Juni 2021 | 15:13 WIB
TERIMA PENGHARGAAN : Sabar Jatmiko, pendonor yang sudah mendonorkan darahnya melalui PMI Banyumas lebih dari 75 kali menerima penghargaan dari PMI yang diserahkan Asisten Pemerintahan dan Kesra Banyumas, Didi Rudwianto, di Pendapa Wabup Banyumas, Sabtu (19/6/2021) . (suaramerdeka.com/dok PMI Banyumas)
TERIMA PENGHARGAAN : Sabar Jatmiko, pendonor yang sudah mendonorkan darahnya melalui PMI Banyumas lebih dari 75 kali menerima penghargaan dari PMI yang diserahkan Asisten Pemerintahan dan Kesra Banyumas, Didi Rudwianto, di Pendapa Wabup Banyumas, Sabtu (19/6/2021) . (suaramerdeka.com/dok PMI Banyumas)

PURWOKERTO, suaramerdeka.com - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banyumas telah memproduksi 1.374 plasma konvalesen untuk mendukung penanganan Covid-19.

Ketua PMI Banyumas, Sadewo Tri Lastiono mengatakan, penyediaan plasma konvalesen tersebut untuk memenuhi kebutuhan 1.161 pasien Covid-19.

Ia menambahkan kebutuhan darah plasma konvalesen kini sedang mengalami kenaikan. Kenaikan kebutuhan plasma konvalesen terjadi sejak pascalebaran.

Saat ini ada 55 pasien dengan kebutuhan 102 kantong yang masih menunggu antrean untuk mendapatkan plasma konvalesen di PMI Banyumas.

Baca Juga: 5 Anak Usaha Pertamina Buka Lowongan Kerja, Yuk! Cek Posisinya

"Kebutuhan darah tersebut sebagian besar dari luar Banyumas," katanya pada acara donor darah dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia di Pendapa Wakil Bupati Banyumas, Sabtu (19/6).

Dia mengatakan, upaya yang dilakukan untuk menyediakan plasma konvalesen, PMI Banyumas telah berkoordinasi dengan beberapa instansi seperti kepolisian, BUMN, pesantren, perguruan tinggi, dan rumah sakit.

Selain itu, melakukan sosialisasi di tempat karantina Pondok Slamet dan Diklat Baturraden, menghubungi penyintas Covid-19 yang sudah sembuh yang berasal dari data penyintas Covid-19 dari tempat karantina dan puskesmas.

Baca Juga: 5 Organisasi Dokter Spesialis Pasang Tagar LockdownNow, Tanggapi Naiknya Kasus Covid-19 Tanah Air

Namun upaya tersebut belum optimal. Karena itu, PMI mengharapkan dukungan bupati dan semua instansi di lingkungan Pembak Banyumas untuk memotivasi pegawainya jika ada yang telah sembuh dari Covid-19 supaya mendonorkan plasmanya.

Bupati Banyumas Achmad Husein dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Pemerintahan dan Kesra Didi Rudwianto menyampaikan terima kasih kepada warga masyarakat yang telah secara sukarela mendonorkan darahnya melalui PMI.

''Saya berharap masyarakat akan terus mendonorkan darahnya. Darah yang disumbangkan melalui PMI sangat bermanfaat bagi orang lain. Demikian juga penyintas Covid-19, diharapkan mendonorkan plasma konvalesen yang saat ini sangat dibutuhkan. Sudah saatnya mantan penderita Covid-19, menjadi pahlawan,'' ajak Bupati.

Baca Juga: Puskesmas Tlogosari Kulon Lakukan Tracing 100 Sampai 200 Orang Perhari

Data PMI Banyumas tahun 2020 mencatat, pendonor yang sudah mendonorkan darahnya sebanyak 25 kali ada 889 orang, sebanyak 50 kali ada 194 orang dan yang 75 kali sebanyak 78 orang. Jumlah pendonor darah tersebut mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya.

Sementara itu, dalam acara darah, PMI Banyumas memberikan penghargaan kepada para pendonor yang sudah mendonorkan darahnya sebanyak 25 kali, 50 kali dan 75 kali.

Salah satu pendonor yang menerima penghargaan, Sabar Jatmiko mengatakan, masyarakat tidak perlu takut mendonorkan darahnya. "Donor darah itu sehat. Ayo donor darah," kata warga Susukan Banjarnegara yang mengaku sudah 83 kali donor darah.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X