Regenerasi Jadi Kunci agar Budaya Tradisional Tetap Eksis

- Selasa, 9 Agustus 2022 | 11:48 WIB
Wakil Ketua DPRD Jateng H Quatly Abdulkadir Alkatiri (kanan) saat tampil dalam sarasehan budaya bersama KGPH Puger (Pengageng Keraton Surakarta/tengah) dan Farida Kurniyati, seorang guru. (suaramerdeka.com / dok)
Wakil Ketua DPRD Jateng H Quatly Abdulkadir Alkatiri (kanan) saat tampil dalam sarasehan budaya bersama KGPH Puger (Pengageng Keraton Surakarta/tengah) dan Farida Kurniyati, seorang guru. (suaramerdeka.com / dok)

SOLO, suaramerdeka.com – Kesenian daerah di Jawa Tengah (Jateng) sangat banyak.

Ada ketoprak, wayang kulit, karawitan, tari-tarian, tembang macapat, dan lain-lain.

Wakil Ketua DPRD Jateng Dipl Ing H Quatly Abdulkadir Alkatiri termasuk orang yang bisa menikmati kesenian daerah.

Baru-baru ini, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menghadiri pergelaran wayang kulit di Dukuh Titang, Desa Tawang, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo.

Baca Juga: Penyayang Binatang Rela Keluar Biaya Banyak untuk Hewan Peliharaannya, Ternyata Ini Alasannya.

Quatly ikut terlibat langsung dan sangat mengapresiasi pergelaran wayang kulit itu.

Menurut dia, pergelaran wayang kulit tersebut bisa menjadi tontonan dan tuntunan bagi masyarakat.

Pergelaran seni wayang kulit adalah salah satu cara dalam menjaga dan melestarikan budaya kita.

Seiring dengan perkembangan zaman, seni dan budaya tradisional mulai terkikis.

Baca Juga: Bharada E Ingin Jadi Justice Collaborator dan Minta Perlindungan, Apa itu?

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Fatayat NU Mendorong Masyarakat untuk Sadar Kesehatan

Kamis, 22 September 2022 | 20:19 WIB
X