Terjerat Jaring Nelayan, Penyu Dilepaskan di Pantai Congot

- Jumat, 2 Maret 2018 | 05:12 WIB
MELEPAS PENYU: Warga bersama nelayan, Pokmaswas, dan petugas BKSDA melepaskan kembali ke laut penyu yang terjaring di Pantai Congot. (suaramerdeka.com / Panuju Triangga)
MELEPAS PENYU: Warga bersama nelayan, Pokmaswas, dan petugas BKSDA melepaskan kembali ke laut penyu yang terjaring di Pantai Congot. (suaramerdeka.com / Panuju Triangga)

KULONPROGO, suaramerdeka.com – Seekor penyu hijau berjenis kelamin betina terjerat jaring eret nelayan di Pantai Congot, Desa Panjatan, Kecamatan Temon, Kulonprogo. Kondisi penyu dengan berat sekitar 70 kilogram dan panjang sekitar satu meter itu sempat lemas. Setelah kondisinya pulih, penyu itu dilepaskan kembali ke laut oleh nelayan, warga, bersama petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Kamis (1/3).

Penyu itu terjerat jaring milik Rukiman (53) wargaDusun Kledekan Lor, Jangkaran, Rabu (28/2). Sekitar pukul 15.00 dia menebar jaring eret yang panjangnya sekitar 700 meter dari tepi pantai. Beberapa menit kemudian Rukiman merasakan ada sesuatu yang besar yang terjerat jaringnya. Dia menduga mendapat tangkapan ikan pari berukuran besar.  Dia pun kemudian berusaha menarik ke tepi dibantu sekitar lima orang lainnya.

Perlu waktu hingga pukul 19.00 tangkapan itu berhasil ditarik ke darat, dan ternyata merupakan seekor penyu hijau. “Saya kira dapat ikan pari, ternyata dapatnya penyu,” ungkap Rukiman yang juga anggota Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Jangkaran.

Saat sampai di darat, kondisi peyu sudah lemas karena terombang-ambing ombak. Mengetahui merupakan satwa dilindungi, Rukiman kemudian melaporkannya kepada Ketua Pokwasmas Desa Jangkaran untuk pesisir, laut, dan ekosistemnya. Lantaran kondisi penyu lemas, akhirnya diputuskan dipulihkan dulu dengan diletakkan di kolam pemandian anak-anak yang ada di Pantai Congot sebelum dilepas kembali.

“Perlu dua orang untuk memikul sampai ke kolam. Paginya kondisinya kelihatannya sudah sehat sehingga akan dilepas,” kata Rukiman saat menyiapkan pelepasan kembali penyu itu bersama BKSDA, Pokwasmas, warga, dan nelayan lainnya.

Kepala Resot BKSDA Kulonprogo, Gunadi, menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada nelayan dan warga di Pantai Congot yang memiliki kesadaran untuk menjaga dan melestarikan penyu. Pihaknya berharap agar warga terus menjaga kelestarian alam termasuk melindungi satwa-satwa dilindungi seperti penyu.

Editor: Andika

Terkini

Kesongo Kembali Semburkan Lumpur, Warga Berhamburan

Selasa, 28 September 2021 | 12:30 WIB

Angka Stunting Tinggi, Pemerintah Libatkan Mahasiswa

Senin, 27 September 2021 | 19:18 WIB

Hujan Deras, Rumah Rusak Diterjang Longsor

Senin, 27 September 2021 | 15:40 WIB

2.302 Peserta Ikuti SKD CASN Pemkot Magelang

Senin, 27 September 2021 | 15:12 WIB
X