Covid-19 Melonjak, 150 Pegawai Setda Blora Bekerja dari Rumah

- Sabtu, 19 Juni 2021 | 06:45 WIB
Petugas gabungan di Kecamatan Jati, Blora mengevakuasi warga yang terpapar covid-19, untuk menjalani isolasi. (suaramerdeka.com / Urip Daryanto)
Petugas gabungan di Kecamatan Jati, Blora mengevakuasi warga yang terpapar covid-19, untuk menjalani isolasi. (suaramerdeka.com / Urip Daryanto)

BLORA, suaramerdeka.com - Akibat lonjakan kasus Covid-19 akhir-akhir ini, 150 pegawai di lingkungan Setda Blora bekerja dari rumah (Work From Home).

Sementara itu hal itu juga terjadi di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau dinas di Blora. Yakni, 25 persen pegawainya bekerja dari rumah.

Sekda Blora, Komang Gede Irawadi ketika dikonfirmasi menjelaskan, jumlah pegawai di lingkungan Setda Blora keseluruhan ada 200 orang. Hanya karena situasi lonjakan covid, 150 pegawai diantaranya Work From Home (WFH).

Baca Juga: Kemensos Dukung Peparnas, Siap Fasilitasi Atlet

"Jadi hanya sekitar 25 persen dari pegawai yang ada, yakni sekitar 50 orang yang bekerja dari kantor (Work From Office), sementara yang lain yakni sekitar 150 orang bekerja dari rumah,’’ jelas Sekda Komang, Jumat (18/6/2021).

Hal serupa juga terjadi di masing-masing OPD atau dinas di Blora, saat ini 25 persen dari total pegawai yang ada juga melakukan WFH.

Menurut Sekda Komang, hal itu akan diberlakukan hingga tanggal 28 Juni 2021 mendatang, dan akan terus dilakukan evaluasi setelah tanggal tersebut.

"25 persen pegawai yang WFH itu minimal di setiap OPD yang ada, jadi jumlahnya bervariasi di masing-masing dinas," jelasnya.

Baca Juga: Sekolah Nasima Simulasi Penggunaan GeNose, Siapkan 12.700 Kantong Plastik

Dikemukakan Komang, dengan asumsi jumlah PNS se -Blora ada sekitar 7.700 orang, dalam situasi seperti saat ini ada sekitar 1.925 orang yang bekerja dari rumah.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ssssst...! Ada Gang Diberi Nama Kondom

Jumat, 30 Juli 2021 | 01:00 WIB
X