Lakukan Pelecehan, Direktur Teknik Perumda Toya Wening PDAM Solo Dicopot Gibran, Polisi Jelaskan Modusnya

- Selasa, 12 Juli 2022 | 14:33 WIB
ilustrasi pelecehan (Pixabay/anemone123)
ilustrasi pelecehan (Pixabay/anemone123)

SUARAMERDEKA.COM - Direktur Perumda Toya Wening (PDAM) Solo dicopot Walikota Solo setelah melakukan tindakan asusila pada anak di bawah umur.

Pencopotan dilakukan dalam RUPS Perumda di Balai Kota Solo yang dihadiri Gibran Rakabuming Raka, Dirut PDAM Solo Agustan, dan Direktur Umum PDAM Solo Darminto.

Tindakan pelaku (TAS) dilakukan pada korbannya yang merupakan anak SMA.

Baca Juga: Begini Kronologi Adu Tembak Polisi yang Menewaskan 1 Orang, Ada Dugaan Pelecehan di Baliknya

Tak terima anaknya diperlakukan demikian, ayah korban kemudian melaporkan aksi TAS ke polisi.

Kapolresta Solo Kombes Ade Safri Simanjuntak memberikan keterangan melalui rilis resminya.

"Dilakukan dugaan tidak pidana cabul terhadap anak di bawah umur, yang diduga dilakukan TAS, telah dilakukan penyidikan dan yang bersangkutan ditetapkan menjadi tersangka," ujarnya.

Baca Juga: Ingin Bibir Terlihat Lembab? Tidak Cuma Memakai Lip Balm dan Minum Air Putih, Gunakan Cara Ini

Kombes Ade menjelaskan kejadian dilakukan beberapa kali di dalam mobil tersangka.

Sementara rentang waktu yang dilakukan hingga 5 bulan lamanya.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wanurejo Juara Gelar Seni Budaya di Borobudur

Selasa, 29 November 2022 | 21:25 WIB

UMP Jateng 2023 Rp 1,9 Juta, Naik 8,01 Persen

Senin, 28 November 2022 | 19:14 WIB
X