Covid-19 Rembang: Angka Kematian Capai 24 Kasus per Bulan

- Kamis, 3 Juni 2021 | 16:51 WIB
 KERJA KERAS : Personel gabungan Polres, Kodim serta Pemkab Rembang kerja keras melakukan penyemprotan cairan disinfektan secara berkala di lokasi-lokasi publik untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)
KERJA KERAS : Personel gabungan Polres, Kodim serta Pemkab Rembang kerja keras melakukan penyemprotan cairan disinfektan secara berkala di lokasi-lokasi publik untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)

 

REMBANG, suaramerdeka.com – Angka rata-rata kematian yang terkonfirmasi karena Covid-19 di Kabupaten Rembang saat ini tercatat mencapai 24 kasus setiap bulan. Jumlah itu merupakan rata-rata kasus kematian pasien Covid-19 sejak pertama kali virus muncul di Rembang Maret 2020, sampai 17 Juni 2021.

Data yang didapat Suara Merdeka dari Satgas Covid-19, per Kamis (17/6) ada 7 pasien di Rembang terkonfirmasi Covid-19 meninggal dunia. Jumlah tersebut lebih sedikit satu kasus dibadingkan kematian pada Rabu (16/7) yang mencapai 8 kasus.

Catatan rata-rata kematian yang nyaris satu kasus setiap hari itu, tidak bisa disepelekan. Sebab, saat ini jumlah penemuan kasus aktif baru terus meningkat. Per Kamis (17/6), ada sedikitnya temuan 44 kasus aktif baru, sehingga total saat ini mencapai 577 kasus aktif.

Baca Juga: Varian Delta Belum Terdeteksi Masuk Kabupaten Semarang

Juru Bicara Satgas Covid-19 Rembang, Arif Dwi Sulistya menyatakan, klaster yang muncul di Rembang saat ini adalah kategori keluarga. Jika kesadaran masyarakat rendah, menurut Arif tidak menutup kemungkinan akan muncul klaster tambahan.

“Kamis ada 7 pasien Covid-19 meninggal dunia. Rabu sebelumnya 8 pasien meninggal dunia. Jumlah kasus aktif saat ini bertambah menjadi 577 kasus. Mereka sebagian dirawat dan sebagian melakukan isolasi mandiri di rumah dan Hotel Puri,” jelas Arif

Arif menyebutkan, saat ini ada 45 penderita Covid-19 yang menjalani isolasi terpusat di Hotel Puri Rembang. Sehingga, masih ada sisa 5 kamar kosong di hotel tersebut yang masih bisa digunakan untuk isolasi.

Baca Juga: Perilaku Masyarakat Disiplin Prokes Tentukan Suksesnya Pengendalian Covid-19

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Akun Twitter Siskaee Lenyap, Ada Apa?

Sabtu, 4 Desember 2021 | 10:46 WIB

Disporapar Genjot Kemajuan Sektor Pariwisata

Jumat, 3 Desember 2021 | 22:21 WIB
X