KUA se-Kabupaten Magelang Menuju Zona Integritas

- Kamis, 17 Juni 2021 | 16:26 WIB
Narasumber yang mengisi sosialisasi pembangunan zona integritas bagi KUA se-kabupaten Magelang.
Narasumber yang mengisi sosialisasi pembangunan zona integritas bagi KUA se-kabupaten Magelang.

MAGELANG, suaramerdeka.com - Sebanyak 150 peserta dari KUA se-Kabupaten Magelang mengikuti sosialisasi Pencanangan Pembangunan Zona Integritas di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Magelang.

Sosialisasi itu menindaklanjuti Keputusan Menteri Agama nomor 106 tahun 2016 tentang Penetapan Satuan Kerja Sebagai Pilot Project Pembangunan Zona Integritas.

Plt Kasubbag TU Kemenag Kabupaten Magelang, Ahmad Rosyidi mengatakan, tujuan sosialisasi digelar untuk meningkatkan pelayanan publik, mengubah pola pikir dan etos budaya kerja dan menanamkan lima budaya kerja Kemenag kepada satuan kerja di setiap KUA.

Baca Juga: Perilaku Masyarakat Disiplin Prokes Tentukan Suksesnya Pengendalian Covid-19

"Kemenag, selama ini, dikenal hanya melayani haji atau nikah, padahal ada banyak layanan lain, seperti izin pengajuan produk halal. Termasuk di KUA, tidak hanya melayani pernikahan agama Islam, tapi juga lintas agama. Jadi, manakala orang Kristen, Buddha, Katolik konsultasi ke KUA, KUA bisa mitayani (diandalkan)," jelasnya, Kamis (17/6).

Tentang zona integritas, lanjut Ahmad, ada dua substansi yang dituju kepada pengguna pelayanan, yakni wilayah bebas dari korupsi dan wilayah birokrasi bersih dan melayani.

Hasil akhirnya ialah pengguna pelayanan atau masyarakat merasa puas.

"Misal mau ngurus haji atau izin pendirian pondok atau madrasah, ternyata di Kemenag betul-betul tidak pakai uang. Lalu, misal, SOP [pengurusan nikah atau izin pendirian pondok atau madrasah] harusnya selesai tiga hari, tapi hari itu juga selesai," sambungnya.

Ahmad menambahkan problem mendasar yang dihadapi KUA di Kabupaten Magelang terkait kuantitas anggota dan infrastrukturnya.

Baca Juga: DLH Kota Magelang Naikkan Hadiah Lomba Bank Sampah

Menurutnya, KUA yang ideal memiliki delapan personel, tapi masih ada saja KUA yang kekurangan sumber daya manusia.

Sedangkan problem infrastruktur menyoal adaptasi teknologi mutakhir yang belum banyak dilakukan.

Selain Ahmad, sosialisasi itu diisi narasumber lain, yakni Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Magelang Zainal Fatah dan staf Perencanaan Kholid.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Penyandang Disabilitas Fisik Terima Bantuan Kemensos

Selasa, 21 September 2021 | 14:25 WIB

Selama Pandemi Pelanggaran Lalu Lintas Turun

Senin, 20 September 2021 | 21:53 WIB

Pesantren Didorong Jadi Kader Penanganan TBC

Senin, 20 September 2021 | 14:45 WIB

Berdayakan Umat, NU Kebumen Kembangkan Pertanian

Minggu, 19 September 2021 | 21:50 WIB
X