DLH Kota Magelang Naikkan Hadiah Lomba Bank Sampah

- Kamis, 17 Juni 2021 | 16:20 WIB
Salah satu bank sampah di Kelurahan Kemirirejo ditata sedemikian rupa sehingga nampak menarik dan siap mengikuti lomba bank sampah tahun 2021 tingkat Kota Magelang. SM/Dok
Salah satu bank sampah di Kelurahan Kemirirejo ditata sedemikian rupa sehingga nampak menarik dan siap mengikuti lomba bank sampah tahun 2021 tingkat Kota Magelang. SM/Dok

MAGELANG, suaramerdeka.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Magelang kembali mengadakan lomba bank sampah tahun 2021 setelah tahun sebelumnya ditiadakan karena pandemi Covid-19.

Kategori lomba tahun ini bertambah menjadi 7 dan hadiah juga turut dinaikkan menjadi Rp 161 Juta.

Kasi Pengelolaan Sampah Bidang Pengelolaan dan Penanganan Persampahan DLH Kota Magelang, Budi Waluyo mengatakan, ketujuh kategori itu meliputi Lomba Kampung Organik Tingkat Lanjut, Kampung Organik Tingkat Pemula, Lomba Bank Sampah Tingkat Lanjut, Bank Sampah Tingkat Pemula, Bank Sampah Perangkat Daerah, Bank Sampah Tingkat Sekolah, dan Lomba Daur Ulang.

Baca Juga: Petugas Gabungan Evakuasi Enam Warga Jalani Isolasi Terpusat di Hotel

“Untuk lomba bank sampah, dibagi berdasarkan peserta, yaitu masyarakat umum, perangkat daerah atau instansi, dan sekolah-sekolah,” ujarnya di kantornya, Kamis (17/6).

Dia menuturkan, hadiah yang akan diberikan tahun ini semakin besar mencapai Rp 161 juta. Jika sebelumnya, hanya juara yang mendapatkan hadiah, kali ini juara harapan satu dan dua, juga disediakan hadiah.

“Dibanding tahun-tahun sebelumnya, sekarang ada juara 1, 2, 3, dan juara harapan 1 dan 2. Jadi akan ada 5 juara di masing-masing kategori, sehingga kalau ditotal ada 35 juara yang mendapatkan hadiah,” katanya.

Baca Juga: UU Cipta Kerja Tak Langgar UUD 1945, Airlangga Singgung Permohonan FSPMI di Sidang MK

Budi menyebutkan, saat ini ada 124 bank sampah di Kota Magelang. Ia berharap seluruhnya meramaikan lomba tahunan itu, karena lomba ini sebenarnya hanya motivasi.

“Harapan kami, sampah bisa direduksi. Karena bank sampah dan kampung organik selalu menjadi strategi terbaik, untuk mengurangi produksi sampah,” paparnya.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

BIN Door to Door Vaksin Warga Temanggung

Kamis, 23 September 2021 | 20:30 WIB

Guru PGSI Antusias Ikuti Program Perlindungan Sosial

Kamis, 23 September 2021 | 15:50 WIB
X