Percepat Penanganan PMK, Pemerintah Akan Optimalkan Peran Babinsa dan Bhabinkamtibmas

- Sabtu, 2 Juli 2022 | 11:48 WIB
Dirreskrimsus Polda Jateng, Kombes Pol Johanson Ronald Simamora. (suaramerdeka.com / dokumentasi Humas Polda Jateng)
Dirreskrimsus Polda Jateng, Kombes Pol Johanson Ronald Simamora. (suaramerdeka.com / dokumentasi Humas Polda Jateng)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Bhabinkamtibmas Polri dan Babinsa TNI akan dimaksimalkan perannya guna percepatan penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Bhabinkamtibnas dan Babinsa nantinya akan mendampingi pendataan serta pengawasan isolasi di semua wilayah yang terjangkit PMK.

Bhabinkamtibmas dan Babinsa juga dioptimalkan perannya dalam memberikan himbauan dan penyuluhan kepada masyarakat tentang pencegahan penyebaran PMK.

Baca Juga: Tim Evaluasi Haji Pastikan Keluhan Jemaah Ditindaklanjuti, Bakal Ada Punishment

Dirreskrimsus Polda Jateng, Kombes Pol Johanson Ronald Simamora mengatakan, saat ini pemerintah akan mendatakan secara akurat jumlah populasi ternak yang terjangkit karena akan digunakan sebagai dasar langkah penanganan lebih lanjut.

"Selain itu, pemerintah akan berupaya meminimalkan penyebaran dengan cara penanganan zonasi wilayah terdampak (merah, kuning, hijau) lebih diperketat," kata Johanson dalam keterangannya saat rapat melalui zoom meeting dengan berbagai instansi di Indonesia, baru-baru ini.

Lalu lintas hewan dari satu wilayah ke wilayah yang lain bisa dilakukan setelah diketahuinya kondisi kesehatan.

Baca Juga: Ini 5 Keutamaan Puasa Arafah: Menebus Dosa 2 Tahun, Dijauhkan dari Siksa Api Neraka

Pemerintah juga terus berupaya mengatasi penyebaran PMK dengan melaksanakan vaksinasi secara gencar terhadap hewan ternak.

"Adapun obat Vaksin dan alat vaksinator masih dalam proses pengadaaan yang akan dilakukan oleh Kementan bersama dengan BNPB. Dalam rapat juga dibahas bahwa akan ditetapkannya status keadaan tertentu sebagai dasar percepatan penanganan PMK," ungkapnya.***

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X