Berkedok Investasi Trading, Mantan TKW di Kebumen Tipu Rp 200 Miliar

- Jumat, 1 Juli 2022 | 22:36 WIB
Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin menunjukkan barang bukti berupa gadget hingga sertifikat tanah dalam kasus investasi bodong, Jumat (1/7). (SM/Supriyanto)
Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin menunjukkan barang bukti berupa gadget hingga sertifikat tanah dalam kasus investasi bodong, Jumat (1/7). (SM/Supriyanto)

KEBUMEN, suaramerdeka.com - Polres Kebumen mengungkap dugaan penipuan dengan kedok investasi trading.

Polisi telah menetapkan seorang perempuan bernama Fitriyani alias Fitri Crypto (37) warga Desa Krandegan, Kecamatan Puring, Kebumen sebagai tersangka dalam perkara penipuan, penggelapan dan tindak pencucian uang.

Dengan modus investasi trading, tersangka yang merupakan mantan TKW itu berhasil menghimpun dana dengan total Rp 200 miliar.

Dana tersebut berasal dari sekitar 2.800 orang investor dari Kebumen dan sejumlah daerah di Indonesia.

Baca Juga: HP Android Panas Serasa Mau Meledak, Ikuti 5 Tips Langkah Ini Dijamin Normal Lagi Ga Perlu Service ke Counter

Banyaknya korban investasi abal-abal ini, rata-rata tergiur oleh profit yang ditawarkan oleh tersangka yang cukup besar yakni 5 % setiap 10 hari. Bahkan salah satu korban berinisial R warga Desa Krandegan, Puring sampai mengalami kerugian hingga Rp 1,62 miliar.

Informasi yang dihimpun, pertama kali salah satu korban mendapatkan penawaran investasi saham di Plan Titip Trading yang berkantor di Desa Sitiadi Kecamatan Puring, Kebumen yang dijalankan tersangka, pada 23 Juli 2021.

Investasi itu selama dua bulan bisa diperpanjang dengan dijanjikan mendapatkan keuntungan sebesar 5 % setiap 10 hari dalam bentuk rupiah yang langsung ditransfer ke nomor rekening korban.

Baca Juga: Terawangan Ramalan 3 Shio Hari Sabtu 2 Juli: Ular, Anjing, Monyet Dibantu Dewa Raih Cuan Sederas Hujan Badai

Seperti biasa, awalnya lancar. Setiap mendapatkan keuntungan korban kembali menyerahkan pembagian keuntungan tersebut untuk menambah modal investasi atau top up.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X