400 Sampel Klaster Lapas Narkotika Yogyakarta Diperiksa 3 Laboratorium

- Rabu, 16 Juni 2021 | 14:48 WIB
Kadivpas Kanwil Jawa Tengah, Syafar Puji Rochmadi didampingi Kalapas Terbuka Kendal melakukan peninjauan kegiatan di Lapas Terbuka Kendal. (suaramerdeka.com/Aji)
Kadivpas Kanwil Jawa Tengah, Syafar Puji Rochmadi didampingi Kalapas Terbuka Kendal melakukan peninjauan kegiatan di Lapas Terbuka Kendal. (suaramerdeka.com/Aji)

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham DIY Gusti Ayu Putu Suwardani mengaku sangat menyayangkan kejadian ini.

"Kalau patuh protokol kesehatan, kasus Covid-19 bisa kita kendalikan. Tapi barangkali ada petugas yang abai prokes ketika akan masuk ke kantor, tentu hal ini sangat disayangkan," katanya.

Baca Juga: Operasi Bibir Sumbing Pusdokkes Polri Pecahkan Rekor Muri

Dia mengaku selama ini sudah cukup ketat memberlakukan aturan penerimaan tahanan baru. Sebelum dibaurkan, tahanan yang baru masuk ditempatkan di ruang isolasi selama 14 hari.

Agenda besuk juga hanya dilakukan secara daring. Pengetatan diterapkan pula dalam hal logistik. Sejak awal masa pandemi, pihak lapas sudah tidak lagi menerima makanan dari luar. Alternatifnya dengan memaksimalkan makanan yang diolah dari dalam lingkungan lapas.

"Seluruh lapas di DIY sudah diinstruksikan untuk memperketat prokes. Boks sterilisasi diaktifkan lagi," tandasnya.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X