Jumlah Kasus Covid-19 Blora Melonjak, Ruang Isolasi Penderita Ditambah

- Rabu, 16 Juni 2021 | 06:45 WIB
CEK RUANGAN: Bupati Blora H Arief Rohman bersama pejabat Forkopimda mengecek ruang isolasi pasien Covid-19 di RSUD Blora. (suaramerdeka.com / Abdul Muiz)
CEK RUANGAN: Bupati Blora H Arief Rohman bersama pejabat Forkopimda mengecek ruang isolasi pasien Covid-19 di RSUD Blora. (suaramerdeka.com / Abdul Muiz)

"Di Poltekkes Blora ada 80 tempat tidur. Wisma PPSDM Migas dan Wisma PEM Akamigas juga sudah siap, bahkan seperti hotel,” ungkap bupati.

Meski demikian, Bupati berharap tempat isolasi terpusat ini jangan sampai digunakan. "Kami inginnya semua warga Blora tetap sehat. Ayo patuhi protokol kesehatan, 5M dan 3T nya mohon terus ditaati,” ujar bupati.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora, Edy Widayat menyampaikan bahwa jika kemungkinan buruk kasus terus melonjak maka pihaknya akan menggunakan Wisma PPSDM Migas Mentul untuk pasien bergejala juga.

"Jika nanti RS penuh semua, maka alternatifnya ya pakai Wisma PPSDM Migas yang ada di Mentul. Karena di sana juga sudah siap peralatan kesehatannya. Sebelumnya merupakan klinik nya PPSDM Migas dan sudah ada dokternya,” ujar Edy Widayat.

Direktur RSUD dr. R. Soetijono Blora, dr. Nugroho Adiwarso, Sp.OG., mengatakan bahwa ruang isolasi Covid-19 yang lama menempati bangsal ruang Wijaya Kusuma. Sedangkan tambahannya akan menggunakan ruang Flamboyan (dua lantai), dan ruang Teratai.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BPBD Kaji Risiko Kebencanaan Jelang Musim Penghujan

Jumat, 17 September 2021 | 16:28 WIB
X