Konektivitas Angkutan Laut Tingkatkan Pariwisata Karimunjawa

- Selasa, 15 Juni 2021 | 18:35 WIB
Rapat koordinasi terkait Terminal Khusus (TERSUS) dan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) di Karimunjawa.
Rapat koordinasi terkait Terminal Khusus (TERSUS) dan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) di Karimunjawa.

JEPARA, suaramerdeka.com – Konektivitas angkutan laut Karimunjawa menjadi salah satu kunci dalam memajukan Pariwisata di Karimunjawa.

Untuk itu, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Karimunjawa siap bersinergi dengan instansi serta stakeholder terkait dalam uapya memajukan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) ini.

Kepala UPP Kelas III Karimunjawa Ansori mengatakan, sinergi penting mengingat Karimunjawa merupakan bagian dari destinasi pariwisata nasional yang juga telah ditetapkan sebagai KSPN.

Baca Juga: Pemkot Semarang Buka 4 Gedung Karantina Tambahan, Pasien Covid-19 Capai 1.347 Orang

''Untuk mendukung peningkatan pariwisata di Karimunjawa khususnya terkait konektivitas angkutan laut yang menjadi transportasi yang cukup diandalkan kami sangat terbuka dan siap membantu untuk mewujudkan konektivitas angkutan laut yang selamat, aman, dan nyaman, ini penting keselamatan harus selalu diutamakan,'' ungkap Ansori dalam rapat koordinasi terkait Terminal Khusus (TERSUS) dan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) di Karimunjawa, Selasa (15/6).

menurutnya, sudah menjadi tugas dan kewenangannya sesuai Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, Kementerian Perhubungan bertanggungjawab penuh terhadap empat unsur utama pelayaran yaitu angkutan di perairan, kepelabuhanan, keselamatan dan keamanan, bahkan perlindungan lingkungan maritim.

''Terkait perlindungan lingkungan maritim dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 sudah ada ketentuan mengenai pencegahan dan penanggulangan pencemaran lingkungan laut yang bersumber dari pengoperasian kapal dan sarana sejenisnya dengan mengakomodasikan ketentuan internasional terkait seperti International Convention for the Prevention of Pollution from Ships,'' jelasnya.

Baca Juga: Konsumen Mulai Terima Mobil, Permintaan Toyota Raize Terus Bertambah

Terkait hal tersebut, ia secara tegas mengajak instansi-instansi pemerintah terkait termasuk stakeholder pariwisata di Karimunjawa untuk bersinergi mendukung langkahnya untuk mewujudkan konektivitas angkutan laut di Karimunjawa demi kebangkitan sektor pariwisata di tengah pandemi Virus Covid-19 ini.

Dengan pertemuan rapat koordinasi ini, semua pihak baik pemerintah daerah maupun stakeholder pariwisata dapat memahami aturan dan ketentuan yang berlaku yang telah ditetapkan.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Prospek Budi Daya Tanaman Porang di Magelang Terbuka

Minggu, 26 September 2021 | 13:26 WIB

2.358 Peserta Tes Berebut 100 Kuota CPNS Pemkab Kebumen

Sabtu, 25 September 2021 | 15:51 WIB

Belasan Kelompok Tani di Sleman Dibantu Alsintan

Jumat, 24 September 2021 | 14:49 WIB
X