Kasus Covid-19 Alami Tren Kenaikan, Bupati Minta RS Tingkatkan Jumlah Tempat Tidur dan Ruang Isolasi

- Selasa, 15 Juni 2021 | 15:31 WIB
RAPAT KOORDINASI: Bupati Magelang, Zaenal Arifin paparkan materi saat memimpin rapat koordinasi penanganan kasus Covid-19 di wilayah Kabupaten Magelang. (suaramerdeka.com/Birru Rakaitadewa)   
RAPAT KOORDINASI: Bupati Magelang, Zaenal Arifin paparkan materi saat memimpin rapat koordinasi penanganan kasus Covid-19 di wilayah Kabupaten Magelang. (suaramerdeka.com/Birru Rakaitadewa)  

 

KOTA MUNGKID, suaramerdeka.com - Bupati Magelang, Zaenal Arifin bersama Forkopimda menggelar Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 guna membahas peningkatan jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 di Jawa Tengah. Bahkan, varian delta asal India sudah masuk ke Jateng, terutama di Kudus.

Berdasarkan keterangan Zaenal, semua jajaran Forkopimda di Pulau Jawa telah dikumpulkan Presiden Joko Widodo melalui rapat virtual via zoom pada Jumat, (11/6) lalu. Jokowi mengarahkan untuk fokus pada penanganan Covid-19 dan pertumbuhan ekonomi dalam menyikapi lonjakan kasus itu di Jateng.

"Kita pernah mengalami titik tertinggi hampir di angka 2.000. Namun dalam tiga hari terakhir kita juga mengalami tren kenaikan yang cukup signifikan, bahkan di hari terakhir ada 85 kasus terkonfirmasi positif (data Minggu (13/6)," jelasnya di Rumah Dinas Bupati Magelang.

Baca Juga: 87 Persen Warga Jateng Meninggal karena Covid-19 Belum Terima Vaksin

Zaenal mengungkapkan, berdasarkan data yang diberoleh Gubernur Jateng, Bed Occupancy Ratio atau langka penggunaan tempat tidur di beberapa wilayah Jateng mendekati 100 persen.

Ia lantas memerintahkan Dinkes Kabupaten Magelang meningkatkan jumlah tempat tidur dan tempat isolasi bagi pasien, serta menyediakan ICU untuk rumah sakit pemerintah atau swasta.

"Penyiapan SDM kesehatan serta bekerja sama dengan organisasi profesi dan organisasi lainnya harus dilakukan," ujarnya.

Zaenal juga meminta Dinkes menyediakan tempat isolasi terpusat untuk menampung orang tanpa gejala atau bergejala ringan di tingkat desa, kecamatan dan kabupaten. Selain itu, percepatan vaksinasi, terutama untuk lansia dan kelompok rentan lainnya.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Belasan Kelompok Tani di Sleman Dibantu Alsintan

Jumat, 24 September 2021 | 14:49 WIB

BIN Door to Door Vaksin Warga Temanggung

Kamis, 23 September 2021 | 20:30 WIB

Guru PGSI Antusias Ikuti Program Perlindungan Sosial

Kamis, 23 September 2021 | 15:50 WIB
X