Tekan Angka Covid-19, Pemkab Pati Siapkan Sejumlah Langkah Strategis

- Selasa, 15 Juni 2021 | 15:29 WIB
Bupati Haryanto melakukan patroli PPKM di Desa/Kecamatan Trangkil untuk memantau penanganan Covid-19, terutama bagi pasien OTG yang melakukan isolasi mandiri. SM/M Noor Efendi
Bupati Haryanto melakukan patroli PPKM di Desa/Kecamatan Trangkil untuk memantau penanganan Covid-19, terutama bagi pasien OTG yang melakukan isolasi mandiri. SM/M Noor Efendi

PATI, suaramerdeka.com - Pemkab Pati terus melakukan sejumlah langkah strategis untuk menekan penyebaran Covid-19 di wilayah tersebut.

Bupati Pati Haryanto menyebutkan bahwa upaya-upaya yang dilakukan pemerintah Kabupaten Pati dalam menangani Covid-19 ini sudah maksimal.

Ini dilakukan agar Covid-19 di Kabupaten Pati mengalami penurunan. Apalagi mendapatkan dukungan dari TNI Polri serta kejaksaan yang selama ini terus bersinergi dalam penindakan maupun distribusi bantuan.

Baca Juga: Kontak Erat Klaster Gathering, 10 Mahasiswa Untidar Tes Swab

“Jadi kalau menurun ya nanti jadi sorotan berita, tentunya yang kena bukan hanya saya, tetapi juga semua yang tergabung dalam tim gugus," ujar Bupati saat memimpin rapat koordinasi penanggulangan Covid-19 yang dihadiri Forkopimnda serta kepala UPTD Puskesmas, Selasa 15 Juni 2021.

"Saya ucapkan terima kasih, apapun itu kalau tidak ada dukungan tidak akan jalan. Karena untuk penutupan dan penindakan kerumunan ini memang yang ditakuti dari kepolisian,” ungkap Haryanto menambahkan.

Rapat yang diadakan di ruang Joyokusumo Sekretariat Daerah Kabupaten Pati tersebut membahas sejumlah kebijakan yang harus ditempuh guna mengantisipasi lonjakan Covid-19.

Baca Juga: Anji Ditetapkan Jadi Tersangka, Penyalahgunaan Narkoba Jenis Ganja

Haryanto menjelaskan, saat ini ada sebanyak 670 yang isolasi mandiri. Sedangkan pasien sakit ada 203, yang suspect ada gejala sebanyak 214, dengan total ada 417. Untuk yang menjalani isolasi di pusat ada 60 orang.

“Dari 21 kecamatan, yang zona merah ada 14 kecamatan. Yang desanya ada 38 desa, ada 151 RT RW sehingga dalam hal ini jangan digeneralisasi bahwa seluruh Kabupaten Pati zona merah, tidak. Bahkan kalau kita lihat, RTnya ada 151 tapi kita itu kan jumlah seluruh RT ada 7545. Jadi kalau dihitung prosentasenya 2 persen", paparnya.

Disinggung soal Covid-19 varian baru yang masuk Pati, Haryanto menegaskan jika untuk Kabupaten Pati hingga saat ini belum dilakukan pengambilan sampel.

Baca Juga: Jumpa Portugal, Hongaria Siap Buat Kejutan

Karena pengambilan sampel dilakukan dari pusat. Meskipun kini ada indikasi penyebaran virus varian baru di Kabupaten Jepara, Demak, Grobogan dan Pati.

Oleh karena itu Haryanto mohon dukungan kepada semua pihak termasuk awak media, agar pandemi Covid-19 ini segera berakkhir.

"Masyarakat perlu terus diimbau agar tetap menerapkan protokol kesehatan ketat untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 ini dengan cara 5 M dan 3", pungkasnya.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Sumber: Pemkab Pati

Tags

Terkini

Hari Naas dan Hari Keberuntungan Selasa Kliwon

Selasa, 30 November 2021 | 10:37 WIB

Libur Akhir Tahun, Destinasi Wisata di Sleman Tetap Buka

Minggu, 28 November 2021 | 15:57 WIB

Tembakau Musim 2021 Masih Belum Menguntungkan Petani

Sabtu, 27 November 2021 | 21:49 WIB

Gebrak Bayi, Tradisi Berkah Si Buah Hati

Jumat, 26 November 2021 | 22:28 WIB
X