Kontak Erat Klaster Gathering, Ratusan Mahasiswa Untidar Tes Swab

- Selasa, 15 Juni 2021 | 14:54 WIB
TES SWAB: Petugas Puskesmas Magelang Utara melakukan tes swab antigen dan PCR kepada mahasiswa Untidar yang kontak erat dengan klaster gathering mahasiswa. (suaramerdeka.com/Asef Amani)   
TES SWAB: Petugas Puskesmas Magelang Utara melakukan tes swab antigen dan PCR kepada mahasiswa Untidar yang kontak erat dengan klaster gathering mahasiswa. (suaramerdeka.com/Asef Amani)  

 

 MAGELANG, suaramerdeka.com – Dinas Kesehatan Kota Magelang memfasilitasi ratusan mahasiswa dan civitas akademika Universitas Tidar (Untidar) untuk tes swab antigen serta PCR, Selasa (15/6). Tes dilakukan terpusat di Gedung dr HR Suparsono Untidar oleh empat tim dari Puskesmas Magelang Utara.

Tes ini dilakukan menyusul terdapat 10 mahasiswa Untidar terkonfirmasi kasus positif Covid-19 pada Rabu (9/6) lalu. Mahasiswa ini diduga terpapar saat mengikuti kegiatan gathering di satu daerah di wilayah Kabupaten Magelang dengan peserta sekitar 150 mahasiswa.

Kepala Puskesmas Magelang Utara, dr Istikomah mengatakan, tes swab dan PCR kali ini merupakan tindak lanjut atas laporan pertama klaster gathering mahasiswa Untidar itu. Laporan pertama yang terkonfirmasi sekitar 10 mahasiswa, lalu terus berkembang.

Baca Juga: Cegah Risiko Penyakit Jantung, Olah Raga Bulu Tangkis Sebaiknya Dihindari

“Dari laporan pertama, kita langsung lakukan tes kepada yang bersangkutan dan tracing ke kontak erat atau juga yang memiliki hubungan epidemologis. Kita gerilya secara simultan,” ujarnya di sela kegiatan.

Dia menuturkan, 10 mahasiswa awal yang terkonfirmasi positif langsung menjalani isolasi yang pertama di wisma penginapan dan sekarang terpusat di Hotel Borobudur. Dari tracing kemudian berkembang menjadi 20 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“20 orang itu tidak hanya mahasiswa, tapi juga civitas akademika, seperti pegawai kampus yang kontak dengan mahasiswa. Sekarang kita fasilitasi tes swab dan PCR bagi yang belum, karena sejak laporan pertama sudah ada yang tes secara mandiri,” katanya.

Baca Juga: Kripto Bukan Alat Pembayaran Sah, BI Larang Pengunaannya di Lembaga Keuangan

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kesongo Kembali Semburkan Lumpur, Warga Berhamburan

Selasa, 28 September 2021 | 12:30 WIB

Angka Stunting Tinggi, Pemerintah Libatkan Mahasiswa

Senin, 27 September 2021 | 19:18 WIB

Hujan Deras, Rumah Rusak Diterjang Longsor

Senin, 27 September 2021 | 15:40 WIB

2.302 Peserta Ikuti SKD CASN Pemkot Magelang

Senin, 27 September 2021 | 15:12 WIB
X