Disnakertrans Jateng Akan Awasi Perusahaan Padat Karya Mengenai Penerapan Protokol Kesehatan

- Selasa, 15 Juni 2021 | 11:49 WIB
Kegiatan senam bersama di pabrik konveksi sebagai upaya mencegah covid-19. (suaramerdeka.com/Cun Cahya) (Cun Cahya)
Kegiatan senam bersama di pabrik konveksi sebagai upaya mencegah covid-19. (suaramerdeka.com/Cun Cahya) (Cun Cahya)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Disnakertrans Jateng akan menerapkan pengawasan terhadap perusahaan padat karya, mengenai penerapan protokol kesehatan.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jateng, Sakina Roselasari mengatakan di zona risiko tinggi penularan Covid-19, pihaknya telah berkoordinasi dengan pemda setempat.

Dari 8.471 perusahaan yang dicek, rerata sudah menerapkan protokol kesehatan sesuai arahan.

Baca Juga: Kasus Terus Meningkat, Harus Tegas dan Ketat Penegakan Prokes

Khusus di Kudus, Disnakertrans Provinsi Jawa Tengah, telah melakukan pemantauan terhadap 777 perusahaan.

"Untuk tenaga kerja di Kudus, terinfo bahwa perusahaan di Kudus untuk bagian administrasi bekerja dari rumah atau WFH. Kalau untuk yang bagian produksi ada jadwal sifnya. Untuk perusahaan padat karya seperti itu,” papar Sakina, seusai mengikuti rapat penanggulangan Covid-19, di Ruang Rapat Gedung A Lantai 2 Kantor Gubernur, Senin 14 Juni 2021, dikutip dari laman jatengprov.go.id.

Saat ini klaster keluarga masih menjadi risiko penularan tertinggi, dengan 62,6 persen. Sementara klaster perusahaan sebanyak delapan persen, dan klaster perkantoran dua persen dari total kasus.

Baca Juga: Cegah Penularan Covid-19, Babinsa Juwiring Damping Tim Medis Laksanakan Tracing

Ia pun meminta pihak manajemen meningkatkan kewaspadaan karena sekarang ada varian Covid-19 baru yang sudah menyebar.

“Tetapi kan ada juga mobilisasi dari pekerja. Nah itu kami harapkan prokes ketat. Harus ada kewaspadaan akan varian baru," ucapnya.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X