Dinilai Belum Maksimal, Ini 3 Fakta Menarik Penanganan Kemiskinan di Jateng Tahun 2021

- Kamis, 9 Juni 2022 | 08:24 WIB
Ilustrasi kemiskinan (Dok.Pixabay)
Ilustrasi kemiskinan (Dok.Pixabay)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Jawa Tengah (PKS Jateng) mengingatkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan jajarannya agar bekerja maksimal untuk pengentasan kemiskinan.

Sebab, berdasar data dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, belum ada manfaat dan dampak positif dari penanganan kemiskinan.

Ketua Fraksi PKS Jateng Agung Budi Margono mengatakan berdasar laporan keuangan saat rapat paripurna antara DPRD Jateng dengan BPK, ada tiga fakta menarik terkait penanganan kemiskinan di Jateng tahun 2021 oleh Pemprov Jateng.

Fakta pertama yakni Pemprov Jateng belum optimal dalam hal koordinasi antar satuan kerja untuk penanganan kemiskinan.

Baca Juga: Intip Asmara Zodiak Hari Ini 9 Juni 2022: Aries Ketemu Sosok Impian, Gemini-Taurus Tahan Perasaan dan Ego!

"Pola koordinasi belum optimal, ada tumpang tindih dan lain lain. Ada sektor sektor kemiskinan yang belum disentuh oleh Pemprov Jateng," kata Agung, Rabu 8 Juni 2022.

Kedua, dari segi pelaksanaan juga belum optimal.

Ia menyebut Pemprov Jateng belum mendorong masyarakat miskin untuk produktif untuk pengembangan aset profuktif guna pendapatan berkelanjutan

"Program pengentasan belum berkelanjutan. bisa jadi ini karena pemberian bantuan yang hanya sekedar bantuan langsung. Belum ada fungsi pemberdayaan (masyarakat miskin)," jelasnya.

Baca Juga: Luka Modric Bertahan di Real Madrid, Kontrak Diperpanjang hingga 2023

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wanurejo Juara Gelar Seni Budaya di Borobudur

Selasa, 29 November 2022 | 21:25 WIB

UMP Jateng 2023 Rp 1,9 Juta, Naik 8,01 Persen

Senin, 28 November 2022 | 19:14 WIB
X