Bupati Batang Dukung Kopi Robusta Lobang Mendunia

- Minggu, 7 Januari 2018 | 09:46 WIB
Bupati Batang Wihaji menyerahkan Akta Hasil Produk Kopi Robusta Lobang kepada salah seorang petani. (suaramerdeka.com/ Kasirin Umar)
Bupati Batang Wihaji menyerahkan Akta Hasil Produk Kopi Robusta Lobang kepada salah seorang petani. (suaramerdeka.com/ Kasirin Umar)

BATANG, suaramerdeka.com -  Bupati Batang Wihaji meluncurkan secara resmi produk Kopi Robusta Desa Lobang, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang. Peluncuran (launching) kopi ditandai dengan penandatanganan Akta Hasil Produk Kopi Robusta Lobang di Wana Wisata Polowono Desa Lobang, Sabtu (6/1).

Dalam kegiatan tersebut Bupati mengatakan, pemerintah punya kewajiban mendukung promosi Kopi Robusta Lobang yang dihasilkan para petani Desa Lobang, agar lebih dikenal, serta mendapat pasar di Indonesia maupun mancanegara. Untuk mengenalkan produk ini perlu adanya branding.

"Ini menjadi bukti suksesnya visi misi, salah satunya  one village one product  atau satu desa satu produk, saya berharap ini dapat diikuti desa lainnya. Komunitas maupun penggiat kopi ayo bersama pemkab untuk mem-branding Kopi Robusta Lobang, agar lebih dikenal, serta mendapat pasar di Indonesia maupun mancanegara," ajak Wihaji.

Dikatakan, kopi robusta memiliki pasar yang besar yaitu 80 persen, dan pasar kopi dunia adalah kopi robusta. "Untuk itu, mari kita memanfaatkan peluang yang ada untuk memenuhi kebutuhan pasar dunia, kita tunjukkan bahwa Batang memiliki kualitas kopi yang tidak kalah dengan kelas dunia," kata bupati.

Sementara itu, Weko S selaku penggiat kopi sekaligus pembina kopi Desa Lobang menambahkan, petani memiliki luasan lahan sekitar 1,5 ha dan rencananya akan ditambah lagi lahannya hingga menjadi 3 ha yang dikelola 200 petani kopi.

"Lahan 1 Ha menghasilkan kopi rata-rata 1 ton per tahun dan dipanen setahun sekali, dengan dihargai Rp 25 ribu/kg. Harga tersebut sesuai harga tertinggi dunia (saat ini) yakni Rp 25 ribu/kg," ujar Weko S.

Ia menambahkan, untuk lebih meningkatkan kualitas, petani kopi mendapatkan edukasi sehingga kualitas kopi sesuai yang diharapkan konsumen. Adapun produk kopi yang dihasilkan petani Desa Lobang, meliputi robusta terdiri dari Klon Tlugusari dan S3.

Editor: Linda

Terkini

BPBD Kaji Risiko Kebencanaan Jelang Musim Penghujan

Jumat, 17 September 2021 | 16:28 WIB
X