Cegah Penyebaran PMK, Pengawasan Ternak Jawa Tengah Perlu Dioptimalkan

- Selasa, 17 Mei 2022 | 10:12 WIB
Pemantauan lingkungan kandang sapi yang sehat sebagai antisipasi wabah PMK. (suaramerdeka.com / dok Animal Center)
Pemantauan lingkungan kandang sapi yang sehat sebagai antisipasi wabah PMK. (suaramerdeka.com / dok Animal Center)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang ternak harus mendapat perhatian serius.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Ferry Wawan Cahyono menilai pentingnya optimalisasi pengawasan lalu lintas hewan ternak di provinsi ini terkait PMK.

Hal itu mengingat Jawa Tengah berbatasan langsung dengan sejumlah wilayah seperti Jawa Timur dan Jawa Barat.

Menurut dia langkah itu bakal mampu mencegah masuknya ternak dari wilayah lain yang terindikasi gejala PMK.

Baca Juga: Asmara Zodiak Hari Ini 17 Mei 2022: Pisces Ikuti Kata Hati, Capricorn Bergairah, Aquarius Acuh tak Acuh

“Untuk mengantisipasi masuknya penyebaran PMK pada ternak, Jateng harus segera bergerak cepat untuk mengoptimalkan pengawasan dan pengecekan hewan ternak di perbatasan yang masuk wilayah Jateng,” ujarnya, beberapa waktu lalu.

Terlebih, menjelang Hari Raya Idhul Adha, permintaan sapi maupun kambing cukup tinggi.

Untuk itu, langkah antisipasi penyebaran PMK ternak di Jateng terus ditingkatkan.

“Momen Idhul Adha sebentar lagi akan berlangsung sehingga kebutuhan atau permintaan ternak dijadikan hewan kurban cukup tinggi. Guna memberikan rasa aman bagi masyarakat yang akan melakukan kurban, maka jaminan kesehatan hewan yang akan disembelih harus terjaga,” kata Politikus Golkar itu.

Baca Juga: Ditinggal Robert Lewandowski, Bayern Muenchen Gerak Cepat Cari Striker Baru, Siapa Kandidatnya?

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X