PMK Terdeteksi di 3 Daerah Jawa Tengah, Ganjar Imbau Jangan Panik

- Sabtu, 14 Mei 2022 | 06:45 WIB
Petugas kepolisian dan Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (Dislapernak) Kabupaten Wonogiri memeriksa sapi di Pasar Hewan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, Jumat (13/5/2022).  (SMSolo/Khalid Yogi)
Petugas kepolisian dan Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (Dislapernak) Kabupaten Wonogiri memeriksa sapi di Pasar Hewan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, Jumat (13/5/2022). (SMSolo/Khalid Yogi)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Beberapa daerah di Jawa Tengah telah terdeteksi penyakit mulut dan kuku (PMK).

Daerah Jawa Tengah yang terdeteksi PMK tersebut adalah Rembang, Boyolali, dan Sragen.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengimbau masyarakat tidak panik dalam menghadapi PMK pada hewan dan mendukung upaya Pemprov Jateng.

"Sekarang surveilans yang kita minta berjalan, dan saya sedang minta agar segera SK gubernurnya bisa turun. Maka dinas kemarin siapkan SK cepet agar tim bisa berjalan, bergerak, jangan lambat!" tegas Ganjar Pranowo.

Baca Juga: Indonesia Hajar Filipina, Shin Tae-yong Puas dan Apresiasi Skuat Garuda Muda

Gubernur menjelaskan pengecekan intensif juga terus dilakukan.

Laporan sementara dari surveilans di lapangan, hewan ternak yang terdeteksi PMK tidak banyak di Jawa Tengah.

Pemerintah sudah menyiapkan langkah untuk menempatkan hewan yang terinfeksi ke tempat karantina.

"Jadi ini karantina hewan sehingga kita bisa kasih treatment. Kawan-kawan sekarang saya minta lagi ke lapangan. Semua siapkan antisipasi kecuali nanti jadi pandemi besar tindakan kita akan lebih lagi," jelasnya.

Baca Juga: Romelu Lukaku Meredup di Chelsea, Agen Sebut Bermasalah dengan Adaptasi Taktik

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X